Stres ditinjau dari kekerasan dalam pacaran (Dating Violence) pada perempuan dewasa awal

Sulianti, . (2005) Stres ditinjau dari kekerasan dalam pacaran (Dating Violence) pada perempuan dewasa awal. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (361kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (276kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (639kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (323kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Masa dewasa awal merupakan masa memegang peranan baru dan penting untuk menuju ke masa dewasa. Pada masa ini, individu dewasa awal terutama perempuan mulai memerankan peranan pola kehidupan dan harapan sosial baru. Peranan tersebut dapat menjadi sebuah tekanan apabila tidak dapat menyesuaikan diri dan tekanan tersebut dapat menyebabkan stres. Perempuan dianggap emosional, karena memiliki reaksi yang berlebihan terhadap suatu hal, yang juga dapat menyebabkannya mudah mengalami stres. Stres ini dapat disebabkan dari berbagai macam segi, baik bersifat fisik, sosial maupun psikologis yang juga menyebabkan reaksi emosional keras dengan berbagai dampaknya, seperti kekerasan yakni kekerasan dalam pacaran (dating violence) yang sebagian besar dilakukan pria terhadap pasangannya (perempuan). Dalam masa berpacaran sebagian besar perempuan sebagai korban dari kekerasan harus menyesuaikan diri dari kondisi yang awalnya berpacaran tanpa adanya kekerasan menjadi ada kekerasan dalam berpacaran. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada hubungan antara kekerasan dalam pacaran (dating violence) dengan stres pada perempuan dewasa awal. Subjek penelitian (N=100) adalah individu perempuan dewasa awal yang berusia 20-30 tahun, sedang berpacaran dan belum pernah menikah serta tinggal di kelurahan Klampis Ngasem-Kecamatan Sukolilo, Surabaya Timur. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara non random sampling yakni dengan teknik incidental sampling, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yaitu berupa skala. Data yang diperoleh dianalisis sebelumnya dengan menggunakan uji asumsi dan ternyata tidak memenuhi syarat uji asumsi sehingga digunakan teknik korelasi non parametrik yakni dengan teknik Kendall's tau_b, dengan taraf kepercayaan minimal 95% (atau taraf kesalahan minimal 5%). Hasil analisis mendapatkan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,580 dengan nilai P = 0,000 (P < 0,05), yang berarti bahwa ada hubungan antara kekerasan dalam pacaran (dating violence) dengan stres pada perempuan dewasa awal. Makin tinggi kekerasan dalam pacaran (dating violence) maka makin tinggi pula stres pada perempuan dewasa awal. Sebaliknya, makin rendah kekerasan dalam pacaran (dating violence) maka makin rendah pula stres pada perempuan dewasa awal. Sumbangan efektif variabel stres terhadap kekerasan dalam pacaran (dating violence) pada perempuan dewasa awal sebesar 34% dan masih ada 66% faktor­ faktor lain yang dapat mempengaruhi stres adalah menderita masalah kesehatan, burnout (kelelahan dalam bekerja), dan sebagainya

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kekerasan dalam pacaran (dating violence), stres, dan perempuan dewasa awal.
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 28 Oct 2016 08:01
Last Modified: 28 Oct 2016 08:01
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2405

Actions (login required)

View Item View Item