Sikap terhadap tekanan kelompok teman sebaya dalam penyalahgunaan NAPZA dengan kematangan emosi remaja

Puspitasari, Ike Linda (2005) Sikap terhadap tekanan kelompok teman sebaya dalam penyalahgunaan NAPZA dengan kematangan emosi remaja. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (235kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (515kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (285kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (569kB) | Preview

Abstract

Masa remaja adalah masa dimana remaja mulai mencari jati dirinya, remaja banyak meluangkan waktunya dengan teman sebaya daripada dengan keluarganya. Pengaruh dari teman sebaya diperkuat oleh adanya keinginan remaja untuk diterima menjadi anggota kelompok. Pengaruh dari teman sebaya dapat membawa remaja ke perilaku positif atau sebaliknya perilaku negatif seperti penyalahgunaan NAPZA. Sikap yang positif terhadap tekanan kelompok teman sebaya dalam penyalahgunaan NAPZA dapat dihindari melalui peningkatan kematangan emosi. Remaja yang matang emosinya dapat menilai suatu situasi secara kritis terlebih dahulu sebelum bereaksi secara emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kematangan emosi remaja dengan sikap terhadap tekanan kelompok teman sebaya dalam hal penyalahgunaan NAPZA. Subjek penelitian adalah siswa-siswi SMUK. St. Hendrikus berusia antara 15- 18 tahun (N=165). Peneliti menggunakan total population study. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah skala yaitu skala kematangan emosi dan skala sikap terhadap penyalahgunaan NAPZA terhadap tekanan kelompok teman sebaya dalam penyalahgunaan NAPZA. Setelah dilakukan pengolahan data, maka diperoleh hasil sebagai berikut : 1. Tidak ada hubungan yang signifikan antara kematangan emosi remaja dengan sikap terhadap tekanan kelompok teman sebaya dalam penyalahgunaan NAPZA. 2. Sebagian besar kematangan emosi remaja tergolong tinggi (61,21 %). 3. Sebagian besar sikap remaja terhadap tekanan kelompok teman sebaya dalam penyalahgunaan NAPZA tergolong sangat negatif(71,52 %). 4. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan penyebab tidak signifikannya hubungan adalah adanya faktor-faktor lain yang mempengaruhi sikap terhadap tekanan kelompok teman sebaya dalam penyalahgunaan NAPZA, yaitu faktor keluarga dan kepribadian. Selain itu, ada kemungkinan tempat penelitian kurang tepat. Subjek penelitian mungkin saja tidak pemah berhubungan dengan penggunaan NAPZA karena telah mengetahui dampak negative NAPZA bagi kesehatan atau karena takut dengan sanksi sekolah sehingga mereka menolak untuk mengikuti ajakan teman sebaya dalam penyalahgunaan NAPZA. Disarankan bagi peneliti lanjutan agar menggunakan wawancara yang lebih bersifat tertutup tetapi dapat menggali masalah yang sesuai topik penelitian ini dengan lebih mendalam. Penyebaran skala dan wawancara sebaiknya dilakukan di luar sekolah sehingga subjek penelitian merasa aman untuk memberikan jawaban yang sejujurnya. Peneliti lanjutan juga dapat lebih memfokuskan penelitian pada siswa-siswa yang pemah mendapatkan tawaran menggunakan NAPZA oleh teman­ temannya, terutama pada siswa-siswa SLTP.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 11 Jun 2015 12:29
Last Modified: 11 Jun 2015 12:29
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2511

Actions (login required)

View Item View Item