Ekstraksi karotenoid dari limbah kulit udang

Handayani, Akdes Dewi and Sutrisno, . (2007) Ekstraksi karotenoid dari limbah kulit udang. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (100kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (261kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (412kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (623kB) | Preview

Abstract

Karotenoid merupakan salah satu sumber vitamin A yang berfungsi sebagai anti oksidan yang baik untuk kesehatan mata dan menjaga kulit dari kerusakan akibat sinar ultra violet serta meningkatkan daya tahan tubuh dan bersifat anti karsinogenik. Senyawa karotenoid yang paling banyak terdapat di dalam kulit udang adalah astaxanthin. Proses pengambilan karotenoid dari limbah kulit udang dilakukan dengan cara ekstraksi. Pada penelitian ini dilakukan proses ekstraksi karotenoid dari limbah kulit udang dengan menggunakan pelarut minyak kelapa sawit karena mudah didapatkan dan harganya lebih murah dibandingkan dengan pelarut lainnya. Dari penelitian ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi dari kulit udang dan dapat meminimalkan polusi yang disebabkan oleh bau yang ditimbulkan dari limbah kulit udang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari dan menentukan kondisi optimum proses ekstraksi senyawa karotenoid dari limbah kulit udang ditinjau dari ukuran partikel, suhu dan waktu ekstraksi dengan pelarut minyak kelapa sawit, serta menentukan persamaan kinetika dan mempelajari sifat termodinamika proses ekstraksi tersebut yang dapat dipakai untuk merancang proses ekstraksi dalam skala yang lebih besar. Penelitian ini diawali dengan pencucian dan penghancuran limbah kulit udang untuk membersihkan dan menyeragamkan ukuran partikel kulit udang. Kemudian dilakukan proses ekstraksi kulit udang menggunakan minyak kelapa sawit dengan ukuran partikel kulit udang 40/60, 60/80 dan 80/100 mesh dengan variasi suhu ekstraksi 50, 60, 70, 80 dan 90 °C. Campuran karotenoid dan minyak yang dihasilkan dianalisa konsentrasinya, kemudian yield karotenoid yang didapatkan dinyatakan sebagai astaxanthin. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa karotenoid yang terekstrak dari kulit udang memberikan yield yang optimum pada ukuran partikel 801100 mesh dengan suhu ekstraksi 70 °C selama 180 menit yaitu sebesar 131,743 µg/g kulit udang. Pada ekstraksi astaxanthin dengan menggunakan minyak kelapa sawit, mekanisme yang mengontrol adalah transfer massa dan reaksi kimia sehingga kinetika reaksinya dapat dinyatakan dengan persamaan kinetika transfer massa dan reaksi kimia. Dari besaran termodinamika yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa reaksi bersifat endotermis dan irreversible serta berlangsung secara spontan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Engineering" not defined]
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Depositing User: Josefine Hira Eksi
Date Deposited: 21 Jun 2015 01:11
Last Modified: 21 Jun 2015 01:11
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2720

Actions (login required)

View Item View Item