Altruisme ditinjau dari kecerdasan emosi pada remaja akhir

Johan, Ivana (2006) Altruisme ditinjau dari kecerdasan emosi pada remaja akhir. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (132kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (303kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (903kB) | Preview

Abstract

Altruisme sangat diperlukan seseorang dalam menjalani kehidupan sehari­-hari, terutama dalam berhubungan dengan orang lain. Sekarang ini remaja mengalami penurunan altruisme dan salah satu faktor yang mempengaruhi altruisme adalah kecerdasan emosi. Menurunnya altruisme di kalangan remaja bisa menandakan menurunnya kecerdasan emosi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara kecerdasan emosi dengan altruisme pada remaja akhir. Populasi penelitian ini adalah remaja akhir (16-18 tahun) kelas 1-3 yang bersekolah di SMAK Santa Agnes Surabaya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 101 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling yaitu cara pengambilan sampel dimana setiap anggota populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel sedangkan randomisasi dilakukan dengan cara ordinal, yaitu mengambil sampel dengan nomor urut berdasarkan kelipatan bilangan tertentu. Metode pengumpulan data menggunakan skala. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistik parametrik, yaitu korelasi product moment. Dari hasil analisis diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,490 dengan p<0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan altruisme pada remaja akhir. Semakin tinggi kecerdasan emosi, maka semakin tinggi pula altruisme, begitu pula sebaliknya. Secara deskriptif diperoleh hasil bahwa sebagian besar subjek memiliki kecerdasan emosi yang tergolong tinggi (61,4%) dan sedang (26,7%), sedangkan subjek yang memiliki altruisme yang tergolong tinggi (56,4%) dan sedang (22,8%). Hasil penelitian ini mendukung teori yang menyatakan bahwa altruisme terkait dengan kecerdasan emosi yaitu empati. Rasa empati terhadap orang lain itulah yang dapat mendorong individu untuk ikut merasakan penderitaan atau kebutuhan orang lain. Saran-saran yang bisa diberikan kepada orangtua dan guru antara lain melakukan upaya-upaya tertentu dari orangtua dan guru untuk meningkatkan kecerdasan emosi remaja, sehingga altruismenya dapat meningkat pula.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Altruisme, kecerdasan emosi, remaja akhir
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 23 Jun 2015 10:07
Last Modified: 23 Jun 2015 10:07
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2762

Actions (login required)

View Item View Item