Analisis pengaruh faktor-faktor ekuitas merek terhadap perluasan merek produk kopi nescafe di Surabaya

Hartanto, Andry (2009) Analisis pengaruh faktor-faktor ekuitas merek terhadap perluasan merek produk kopi nescafe di Surabaya. Masters thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (106kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (205kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (47kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (56kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (163kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand equity terhadap brand extension (perluasan merek) untuk produk kopi Nescafe. Bila sebelumnya kopi Nescafe memiliki brand image yang kuat di produk Nescafe instan, maka dengan meluncurkan produk ’Nescafe Tubruk’ ingin diketahui dampaknya terhadap parent brand Nescafe instan tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini berhubungan dengan Brand Equity, Brand Awareness, Brand Association, Perceived Quality, Brand Loyalty, Brand Extension, strategi perluasan merek, dan negative reciprocal effects (Gurhan-Canli & Maheswaran, 1998: 75). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kausalitas (sebab-akibat). Pengumpulan data diperoleh dari angket yang disebar kepada 200 responden dengan metode convenience sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Pengukuran data dari kuesioner menggunakan skala Likert. Dalam mengukur keabsahan dan kehandalan instrumen penelitian digunakan uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis dengan menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) program Analysis of Moment Structure (AMOS) Versi 4.0 dan disertai dengan uji kesesuaian model (Goodness of Fit) pada persamaan struktural ada lima hipotesis yang akan diuji dalam penelitian ini. Hipotesis 1: terdapat pengaruh antara kesadaran merek (brand awareness) produk terhadap ekuitas merek (brand equity) dari merek lama (parent brand) di Surabaya. Hipotesis 2: Perceived Quality (PQ) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Equity (BE). Hipotesis 3: Brand Association (BAS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Equity (BE). Hipotesis 4: Brand Equity (BE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Extension (BEX). Hipotesis 5: tidak terdapat hubungan positif antara Brand Extension (BEX) terhadap Brand Equity (BE). Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah dari semua hipotesis yang diuji pada penelitian ini hanya hipotesis lima (H5) saja yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Seharusnya bila terjadi hubungan yang positif antara Brand Equity dengan Brand Extension, akan terjadi umpan balik (reciprocal effect) yang positif juga pada hubungan balik antara Brand Extension terhadap Brand Equity. Sehingga pendapat dari Gurhan-Canli & Maheswaran, (1998: 75) yang mengatakan bahwa perluasan yang direncanakan dan diimplementasikan dengan baik dapat memberikan keuntungan bagi pemasar dimana keuntungan ini dapat dikategorikan sebagai fasilitas penerimaan produk baru dan menyediakan umpan balik bagi merek dan perusahaan induk tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

Item Type: Thesis (Masters)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Graduate School" not defined]
Uncontrolled Keywords: Brand equity, brand awareness, brand association, perceived quality, brand loyalty, brand extension, brand extension strategy, dan negative reciprocal effects
Subjects: Business
Business > Strategic Management
Divisions: Graduate School > Master Program in Management
Depositing User: Sri Kusuma Dewi
Date Deposited: 26 Jun 2015 08:11
Last Modified: 26 Jun 2015 08:11
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2897

Actions (login required)

View Item View Item