Persepsi masyarakat lapisan bawah terhadap perjudian

Ongkowijoyo, Helen Filia (2006) Persepsi masyarakat lapisan bawah terhadap perjudian. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (304kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (525kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (915kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (383kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (7MB) | Preview

Abstract

Masyarakat lapisan bawah banyak yang terlibat dalam perjudian. Perjudian pada masyarakat lapisan bawah dapat berlangsung kapanpun dan dengan menggunakan media apapun. Pemerintah telah berupaya untuk menekan, mengurangi penyebaran dan memberantas perjudian, namun fakta yang terjadi di lapangan justru menunjukkan bahwa perjudian, terutama pada masyarakat lapisan bawah semakin meningkat dan berkembang. Hal ini terjadi lantaran judi memiliki nilai positif bagi peminatnya. Keadaan ini menimbulkan pertanyaan: bagaimana masyarakat lapisan bawah memandang atau mempersepsikan perjudian? Menurut Gibson (1998: 27), persepsi seseorang terhadap suatu hal atau objek akan berpengaruh terhadap perilaku yang dimunculkan atau paling tidak menentukan pola perilaku orang tersebut terhadap suatu hal atau objek yang dipersepsinya. Tujuan penelitian adalah memaknai persepsi masyarakat lapisan bawah dalam memandang perjudian dan faktor yang membentuk persepsi, serta faktor yang mendorong munculnya perilaku berjudi. Penelitian ini melibatkan tiga orang penjudi yang masih aktif mengikuti perjudian. Subjek penelitian berasal dari lapisan bawah, yang memiliki rentang usia antara 18 tahun sampai 40 tahun dan memiliki pengalaman berjudi minimal dalam waktu 2 tahun. Berdasarkan hasil wawancara pada subjek penelitian I dan III, maka dapat diketahui bahwa subjek memandang perjudian sebagai sarana untuk membina hubungan sosial. Perjudian dipandang sebagai sarana untuk mengadakan sosialisasi dengan pihak lain, membuat hubungan pada masyarakat lapisan bawah menjadi lebih akrab dan bahu-membahu. Persepsi ini terbentuk karena faktor: latar belakang dan suasana perjudian, status ekonomi subjek dan pengalaman subjek. Subjek penelitian II memandang judi sebagai sarana untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi. Pada kelompok ini, masyarakat yang tidak berdaya untuk memenuhi kebutuhannya menggantungkan harapan semu dengan perhitungan spekulatif pada nasib peruntungan dalam berjudi. Persepsi ini terbentuk karena faktor: pengalaman subjek, status ekonomi subjek dan tanggapan significant other. Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat lapisan bawah berjudi dengan tidak semata-mata untuk mendapatkan hasil (uang), melainkan juga karena ingin mengadakan sosialisasi dengan pihak lain yang dapat menerima kehadiran dirinya dengan baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Perjudian, persepsi, masyarakat lapisan bawah
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 26 Jun 2015 08:44
Last Modified: 26 Jun 2015 08:44
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2926

Actions (login required)

View Item View Item