Kecemasan menjalani masa pensiun ditinjau dari jenis kelamin dan status ekonomi

Haryani, Theresia Kresensia (2006) Kecemasan menjalani masa pensiun ditinjau dari jenis kelamin dan status ekonomi. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (403kB) | Preview

Abstract

Masa pensiun merupakan suatu kondisi yang pasti akan dialami oleh setiap individu yang bekerja, entah pensiun tersebut dilakukan secara sukarela ataupun reguler. Bagi beberapa orang, pensiun berakibat pada munculnya masalah bagi kehidupan masa tuanya, salah satunya adalah kecemasan dalam menjalani masa pensiun. Kecemasan menjalani masa pensiun adalah rasa takut atau khawatir terhadap perubahan secara menyeluruh menuju pada pola hidup baru sehubungan dengan perubahan peran dari karyawan menjadi pensiunan yang ditandai dengan gejala somatik (fisiologis) dan/atau gejala psikologis. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kecemasan menjalani masa pensiun ditinjau dari jenis kelamin dan status ekonomi pada pensiunan PNS di Surabaya. Subjek penelitian (N=32) adalah pensiunan PNS, pumawirawan TNI dan Polri yang terdiri dari 20 orang berjenis kelamin laki-laki dan 12 orang berjenis kelamin perempuan, dimana dari 32 subjek tersebut 16 subjek berstatus ekonomi tinggi dan 16 subjek lainnya berstatus ekonomi rendah, menjalani masa pensiun dalam tahun-tahun pertama (1 tahun). berusia 55 tahun keatas, masih memiliki suami atau istri, menjalani masa pensiun dalam tahun-tahun pertama (1 tahun), masih memiliki tanggungan keluarga. dan mempunyai catatan medis yang baik. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara incidental quota sampling, sedangkan pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala Kecemasan Menjalani Masa Pensiun. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik Analisis Varians (Anava) 2 jalur atau Analisis Varians Faktorial AB. Hasil analisis terhadap jenis kelamin memperoleh harga F = 0.I 78 dengan p = 0.676 (p > 0.05) yang berarti bahwa tidak ada perbedaan kecemasan menjalani pensiun antara subjek laki-laki dan subjek perempuan. Sedangkan hasil analisis terhadap status ekonomi memperoleh harga F = 0.237 dengan p = 0.630 (p > 0.05) yang berarti bahwa tidak ada perbedaan kecemasan menjalani masa pensiun antara subjek yang berstatus ekonomi tinggi dengan subjek yang berstatus ekonomi rendah, analisis terhadap interaksi antara jenis kelamin dan status ekonomi memperoleh harga F = 1.397 dengan p = 0.247 (p > 0.05) yang berarti bahwa tidak ada interaksi antara jenis kelamin dan status ekonomi atau dengan kata lain variabel jenis kelamin dan status ekonomi secara bersama-sama tidak mempengaruhi kecemasan menjalani masa pensiun.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Kecemasan, pensiun, jenis kelamin. dan status ekonomi.
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 26 Jun 2015 08:45
Last Modified: 26 Jun 2015 08:45
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/2928

Actions (login required)

View Item View Item