Gambaran komunikasi interpersonal remaja dengan orangtua tunggalnya.

Charis, Leviana (2012) Gambaran komunikasi interpersonal remaja dengan orangtua tunggalnya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (462kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (80kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (62kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB)

Abstract

Menjadi orangtua tunggal bukanlah hal yang mudah untuk dijalani, terutama dengan adanya peran ganda yang dimiliki. Orangtua tunggal yang memiliki anak pada usia remaja juga memiliki permasalahan yang cukup sulit. Dimana pada tahap transisi tersebut, remaja membutuhkan sosok yang mampu memonitoring mereka secara efektif. Proses monitoring yang efektif terjadi melalui komunikasi interpersonal antara dua belah pihak sehingga baik orangtua tunggal maupun anak dapat saling terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran komunikasi interpersonal remaja dengan orangtua tunggalnya, khususnya pada remaja yang memiliki perbedaan gender dengan orangtua tunggalnya. Terdapat empat model komunikasi yang digunakan sebagai dasar asumsi penelitian ini, yaitu encoder-decoder model, intentionalist model, perpective-taking model, dan dialogic model. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan proses wawancara pada 2 subjek remaja laki-laki dan ibunya yang merupakan orangtua tunggal. Pada subjek A yang diasuh orangtua tunggal akibat ayahnya meninggal ditemukan bahwa perubahan pola komunikasi yang terjadi adalah dari intentionalist model, menuju encoder-decoder model, dan pada remaja akhir dialogic model. Sedangkan pada subjek B yang diasuh orangtua tunggal akibat perceraian ditemukan bahwa komunikasi yang muncul pada remaja awal berupa encoder-decoder model, pada remaja tengah dan akhir menjadi perspective-taking model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang terjadi berperan penting terhadap perkembangan remaja, terutama komunikasi dialogic model. Dalam menciptakan komunikasi interpersonal dialogic model antara orangtua tunggal dengan remaja dibutuhkan: openness, empathy, equality, positiviness, supprotiveness, serta intensitas face-to-face dari kedua belah pihak. Remaja akan memaknai setiap pola komunikasi yang terjadi dengan orangtua tunggalnya sehingga pengaruh perkembangannya berdasarkan dari kualitas komunikasi interpersonal yang terjadi antara remaja dengan orangtua tunggalnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psychology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Komunikasi interpersonal, remaja, orangtua tunggal
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Operator Teknis
Date Deposited: 01 Nov 2016 02:08
Last Modified: 01 Nov 2016 02:08
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3003

Actions (login required)

View Item View Item