Aktivitas inhibisi dipeptidyl peptidase IV dari kombinasi ekstrak etanol syzygium polyanthum dan ekstrak etanol andrographis paniculata

Rahayu, Ni Luh Putu Gumanti (2014) Aktivitas inhibisi dipeptidyl peptidase IV dari kombinasi ekstrak etanol syzygium polyanthum dan ekstrak etanol andrographis paniculata. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (862kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (46kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (306kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (103kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (378kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (884kB) | Preview

Abstract

Diabetes merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan kadar gula dalam darah yang berlebihan (hiperglikemi). Hingga saat ini telah banyak dikembangkan terapi farmakologis bagi penderita diabetes tipe 2 dan yang terbaru inhibitor DPP-IV. Peran inhibitor DPP-IV adalah untuk menghambat kerja dari enzim DPP-IV, sehingga aktivitas kerja dari GLP-1 dapat diperpanjang serta sekresi insulin dapat ditingkatkan. Pada penelitian ini akan dilakukan pengujian aktivitas inhibisi DPP-IV dari kombinasi ekstrak etanol herba sambiloto : daun salam dengan perbandingan 6:1, 2:1, 1:1, 1:2 dan 1:6 kemudian dibandingkan dengan inhibisi 50% sebagai kontrol. Substrat yang digunakan adalah Gly-pro-p-nitroanilida (GPPN) yang jika bereaksi dengan DPP-IV akan menghasilkan produk p-nitroanilida yang dapat diamati serapannya menggunakan Microplate reader pada panjang gelombang 405 nm. Hasil analisis statistika dengan One Way Anova dan uji post hoc Tuckey dengan derajat kepercayaan 90% menunjukkan kombinasi ekstrak etanol sambiloto : salam dengan perbandingan 6:1, 1:2, dan 1:6 memiliki nilai persen inhibisi DPP-IV berbeda bermakna dengan kontrol 50%, sedangkan kombinasi dengan perbandingan 1:1 dan 2:1 tidak berbeda bermakna. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak etanol sambiloto : salam dengan perbandingan 6:1 memberikan efek sinergis pada mekanisme inhibisi DPP-IV dengan inhibisi sebesar 60%, perbandingan 1:2 dan 1:6 memberikan efek antagonis, sedangkan perbandingan 1:1 dan 2:1 memberikan efek aditif

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Inhibisi DPP-IV, kombinasi, Syzygium polyanthum, Andrographis paniculata, diabetes mellitus tipe 2.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 02 Jul 2015 01:11
Last Modified: 02 Jul 2015 01:11
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3049

Actions (login required)

View Item View Item