Standarisasi dan profil kromatografi ekstrak etanol herba suruhan (Peperomia Pellucida (L.) Kunth.)

Moniaga, Hendra (2014) Standarisasi dan profil kromatografi ekstrak etanol herba suruhan (Peperomia Pellucida (L.) Kunth.). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (25kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (132kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (608kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (79kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang standarisasi dan profil kromatografi ekstrak etanol herba suruhan (Peperomia pellucida (L.) Kunth.). Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan nilai parameter standarisasi spesifik (organoleptis, kadar sari larut air , kadar sari larut etanol, uji kandungan kimia ekstrak dan penetapan kadar) dan non spesifik (kadar air, kadar abu, dan susut pengeringan) dari simplisia dan ekstrak etanol herba Suruhan serta untuk menetapkan metabolic profiling dari ekstrak etanol herba Suruhan dengan menggunakan metode KLT, KCKT dan KG-SM. Ekstraksi dilakukan dengan cara perkolasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil standarisasi simplisia adalah organoleptik: bentuk serbuk, warna hijau, bau aromatis; kadar air 7,84% kadar abu total 20,94 %; susut pengeringan 6,6 %; kadar sari larut air 27,00 %; kadar sari larut etanol 9,70 % ; hasil uji skrining menunjukkan hasil positif pada fenol, flavonoid dan steroid. Hasil standarisasi ekstrak etanol adalah organoleptis: bentuk semi solid, warna hitam, bau aromatis; kadar air 10,15 %; kadar abu total 8,19 %; hasil uji skrining menunjukan hasil positif pada fenol, flavonoid dan steroid; hasil penetapan kadar fenol 3,17%, flavonoid 1,04%. Kondisi kromatogram KLT yang digunakan untuk ekstrak etanol herba suruhan yaitu fase diam silika F254 dan fase gerak toluen:etil asetat (7:3) dengan jumlah penotolan (20µl) pada suhu kamar. Metode KCKT, fase diam non polar (C18), volume penyuntikan (20µl), fase gerak asetonitril:air+asam 1% (70:30), Flow rate 1ml/menit. Metode KG-SM, kondisi kolom: AGILENTJW DB-1 (30 m x 0.25 mm), gas pembawa: helium, suhu kolom oven:80.0 °C, Temp Inlet :310.00 °C, tekanan:16.5 kPa, Laju aliran :40.0 mL/min, aliran kolom :0.50 mL/min.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Peperomia pellucida, profil kromatografi, standarisasi, simplisia, ekstrak etanol
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 01 Jul 2015 03:43
Last Modified: 01 Jul 2015 03:43
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3054

Actions (login required)

View Item View Item