Aspirasi karir dan cinderella complex sebuah studi korelasi pada mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Halim, Intan Maria (2006) Aspirasi karir dan cinderella complex sebuah studi korelasi pada mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (340kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (511kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (909kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (234kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (634kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (468kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (759kB) | Preview

Abstract

Perubahan perkembangan konsep diri tentang pekerjaan terjadi pada masa remaja akhir dan dewasa muda. Pada usia 18-22 tahun, remaja mempersempit pemilihan karir (spesification) berdasar aspirasi yang dia miliki. Aspirasi diartikan sebagai suatu keinginan untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi dari keadaan sekarang. Remaja dengan pendidikan tinggi berharap memperoleh taraf hidup yang lebih baik dengan bekal ilmu sebagai nilai tambah bagi diri. Seiring dengan perkembangan zaman dan era globalisasi, wanita dan pria memiliki kesempatan yang sama untuk mempunyai karir dalam hidupnya. Berkarir dapat membuat wanita lebih siap untuk tetap mandiri secara ekonomi. Selain permasalahan ekonomi, alasan wanita karir cukup bervariasi seperti ingin mempunyai penghasilan yang besar, jenjang karir yang membanggakan, pembuktian diri karena sudah bersekolah tinggi atau karena ingin tetap mandiri. Sayangnya, aspirasi dan karir wanita sering diwarnai faktor sosial budaya sehingga menimbulkan konflik pada diri wanita yang berkarir antara ideal budayanya (cultural ideal) dan wanita sebagai sumber daya manusia dan prestasinya. Beberapa perempuan masih dianggap sebagai konco wingking dari suaminya, suargo nunut neroko katut. Selain itu, beberapa keluarga masih membiasakan anak perempuan untuk dilindungi secara berlebihan. Sehingga anak perempuan terbiasa tergantung pada 'orang lain'. Hal ini menjadi masalah ketika mereka menempuh pendidikan tinggi dan mulai menjalankan tugas perkembangan untuk mempunyai aspirasi dalam karir dan menuju kemandirian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan antara cinderella complex dan aspirasi karir pada mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan skala cinderella complex dan skala aspirasi karir dengan metode likert. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Subjek penelitian ini adalah mahasiswi Fakultas Psikologi UKWMS, dengan populasi 307 mahasiswi. Setelah diberikan kuesioner pertama skala cinderella complex (X), ditentukan jumlah subjek penelitian ini adalah 96 orang mahasiswi. Berdasarkan penelitian kuantitatif dengan tipe korelasional, disimpulkan ada hubungan negatif yang signifikan antara cinderella complex dan aspirasi karir mahasiswi. Hal ini diketahui berdasarkan rxy= -0,467 pada taraf signifikansi 0,000. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bila cinderella complex semakin tinggi maka aspirasi karir semakin rendah. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah cinderella complex, semakin tinggi aspirasi karir.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Aspirasi karir, cinderella complex, mahasiswi
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 26 Jun 2015 08:48
Last Modified: 26 Jun 2015 08:48
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3082

Actions (login required)

View Item View Item