Prarencana Pabrik Hexamine dengan proses tenneko kapasitas 20 ton/hari

Waluyo, Yongky Joko and Lim, Han Sen (2003) Prarencana Pabrik Hexamine dengan proses tenneko kapasitas 20 ton/hari. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (108kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (234kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (58kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (25kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (153kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (502kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB)
[img] Text (BAB 8)
bab 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
bab 9.pdf

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pabrik hexamine ini direncanakan akan didirikan di Driyorejo, Gresik Jawa Timur dengan dengan kapasitas 20 ton/hari. Sistim proses yang digunakan adalah kontinue. Bahan baku yang digunakan adalah ammonia dengan kebutuhan sebesar 9947,4039 kg/hari dan formaldehyde sebesar 70457,7273 kg/hari. Kebutuhan utilitas berupa air sungai sebesar 10 m3/jam, listrik 233,14 Kw, bahan bakar solar 0,8844 lb/jam dan kebutuhan bahan bakar batubara 637,0798lb/jam. Bentuk pabrik Hexamine adalah Perseroan Terbatas dengan jumlah karyawan sebesar 112 orang. Uraian proses prarencana pabrik hexamine adalah gas ammonia direaksikan dengan larutan formaldehyde 30-50% dengan perbandingan 0,67 NH3/fonnaldehyde (mole). Reaksi terjadi pada suhu 50-90°C. Waktu reaksi 2 sampai 5 menit, kemudian larutan hasil reaksi (25-35% berat hexamine) dimasukkan secara kontinue ke dalam spray dryer agar terjadi atomisasi dan dikontakkan dengan aliran udara atau gas panas yang dipanaskan antara 2OO-4000C. Hexamine didalam spray mengalami pengkristalan dan terhidrasi sampai 0,1-0,2% berat air. Suhu keluar gas panas dibawah suhu dekomposisi produk berkisar 100-120°C. Waktu yang diperlukan untuk langkah pengeringan antara 0,5-5 detik. Perhitungan ekonomi menujukkan total production cost sebesar Rp. 41.474.151.405,-dengan hasil penjualan produk tiap tahun Rp. 52.272.200.000. Dengan metode linear sebelum pajak memperoleh rate of return (ROR) 48,17%; payout time (POT) 1 tabun 10 bulan dan sesudah pajak memperoleh rate ofreturn (ROR) 31,49%; pay out time (POT) 2 tablm 9 bulan dengan break even point (BEP) sebesar 28,21%. Dengan metode discounted cash flow sebelum pajak memperoleh rate of return (ROR) 29,52%; payout time (POT) 3 tabun 4 bulan dan sesudah pajak memperoleh rate of return (ROR) 23,95190/0; payout time (POT) 4 tabun dengan break even point (BEP) sebesar 28,9%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 06 Oct 2015 07:20
Last Modified: 06 Oct 2015 07:20
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3157

Actions (login required)

View Item View Item