Standarisasi dan profil kromatogram ekstrak air dan ekstrak etanol Daun Salam (Syzygium Polyanthum).

Lang, Tirza (2014) Standarisasi dan profil kromatogram ekstrak air dan ekstrak etanol Daun Salam (Syzygium Polyanthum). Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (326kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (70kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (109kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (107kB)
[img]
Preview
Text (BAB 4)
Bab 4.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (21kB) | Preview

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang ”Standarisasi dan Profil Kromatogram dalam Ekstrak Air dan Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum)”. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil standarisasi dan profil kromatogram dari ekstrak air dan ekstrak etanol daun salam yang diekstraksi dengan metode infus dan perkolasi serta ekstrak air dan ekstrak etanol yang berasal dari PT A dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT), Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) dan Kromatografi Gas–Spektrometri Massa (KG-SM). Hasil standarisasi ekstrak air adalah organoleptis: bentuk padatan, warna coklat muda, bau khas; kadar air 5,49 ± 0,09 %; kadar abu total 4,03 ± 0,03 %; kadar abu larut air 1,92 ± 0,05 %; kadar abu tidak larut asam 2,18 ± 0,15 %; susut pengeringan 5,48 ± 0,09 %; kadar sari larut air 91,42 ± 0,40 %; kadar sari larut etanol 0,09 ± 0,02 %. Hasil standarisasi ekstrak etanol adalah organoleptis: bentuk kental, warna coklat kehitaman, bau khas; kadar air 5,87 ± 0,08 %; kadar abu total 3,65 ± 0,05 %; kadar abu larut air 3,70 ± 0,02 %; kadar abu tidak larut asam 0,09 ± 0,01 %; susut pengeringan 5,82 ± 0,06 %; kadar sari larut air 41,47 ± 0,27 %; kadar sari larut etanol 55,76 ± 0,29 %. Hasil profil kromatogram untuk ekstrak air dan etanol daun salam yang diekstraksi dengan metode infus dan perkolasi menunjukkan lebih banyak profil noda, peak dan komponen senyawa daripada ekstrak air dan etanol daun salam dari PT A; dengan menggunakan KLT fase gerak terpilih adalah toluen : etil asetat (7:3), dengan menggunakan KCKT fase gerak terpilih adalah asetonitril : air + asam asetat 1% (70:30), dengan menggunakan KG-SM kandungan terbesar untuk ekstrak air adalah palmatinic acid, arachidic acid methyl ester dan 11-octadecenoic acid, methyl ester sedangkan ekstrak etanol adalah phytol, farnesol dan butanoic acid.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Ekstrak daun salam (Syzygium polyantum), standarisasi, profil kromatogram
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 14 Jul 2015 08:35
Last Modified: 14 Jul 2015 08:35
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3190

Actions (login required)

View Item View Item