Pengaruh berbagai konsentrasi Tween 80 yang dikombinasi dengan propilenglikol sebagai enhancer terhadap penetrasi hidrokortison asetat dalam basis gel Carbopol®934 secara in vitro

Siswakristantini, Ari (2008) Pengaruh berbagai konsentrasi Tween 80 yang dikombinasi dengan propilenglikol sebagai enhancer terhadap penetrasi hidrokortison asetat dalam basis gel Carbopol®934 secara in vitro. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (75kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (863kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (217kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (227kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (798kB) | Preview

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan tween 80 sebagai enhancer yang dikombinasi dengan propilenglikol 5% dalam basis gel Carbopol®934 terhadap penetrasi hidrokrotison asetat secara in vitro. Dibuat empat formula masing-masing sebanyak 2 batch dengan konsentrasi Tween 80 yang digunakan adalah 0%, 0,5%, 1% dan 2%. Uji yang dilakukan adalah organoleptis, pH, viskositas, kadar dan homogenitas di mana semua pengujian tersebut harus memenuhi persyaratan. Semakin besar konsentrasi tween 80 maka viskositas sediaan juga semakin meningkat yang peningkatannya menunjukkan adanya perbedaan bermakna. Metode studi penetrasi yang dilakukan secara in vitro yaitu dengan menggunakan alat uji penetrasi tipe Franz diffusion cell dan sebagai membran digunakan kulit babi. Kompartemen donor berisi 1,8463 gram sediaan sedangkan kompartemen reseptor berisi 96 ml larutan dapar fosfat pH 7,4 yang distirer secara konstan dengan suhu percobaan dijaga 37 ± 1 ºC. Cuplikan diambil sebanyak 5 ml pada jam 0,5; 1, 2, 4, 6, dan 8 dan diamati pada panjang gelombang 242,8 nm didapatkan jumlah obat yang terpenetrasi pada jam ke-8 adalah FC (189,9790 μg/cm2) > FB (137,6950 μg/cm2) > FD (99,5548 μg/cm2) > FA (67,5435 μg/cm2). Walaupun semakin meningkatnya konsentrasi tween 80 menyebabkan viskositas sediaan meningkat tapi jumlah obat terpenetrasi yang paling besar tetap FC. Tetapi pada D F jumlah hidrokortison asetat yang berpenetrasi menurun sebab semakin meningkatnya konsentrasi Tween 80 sebagai enhancer dapat menyebabkan terbentuknya micelle dan penetrasi obat menjadi lambat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Enhancer, hidrokortison asetat, gel, penetrasi, tween 80
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Vincentius Widya Iswara
Date Deposited: 26 Jun 2015 07:22
Last Modified: 01 Jul 2015 04:53
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3196

Actions (login required)

View Item View Item