Uji daya antibakteri ekstrak daun sembukan [Paederia scandens (Lour.) Merr.] dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan etanol terhadap shigella sonnei

Frederica, Akatsuki (2008) Uji daya antibakteri ekstrak daun sembukan [Paederia scandens (Lour.) Merr.] dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan etanol terhadap shigella sonnei. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (174kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (68kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (123kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai daya antibakteri ekstrak daun sembukan terhadap Shigella sonnei. Pembuatan ekstrak daun sembukan dengan cara remaserasi menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol. Penentuan daya antibakteri ekstrak daun sembukan (dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30%) menggunakan metode difusi sumuran, karena metode ini sesuai digunakan untuk zat antibakteri yang berbentuk suspensi homogen atau tidak homogen. Sebagai pembanding digunakan Ampisilin trihidrat dengan konsentrasi 10μg/20μl. Identifikasi ekstrak secara KLT menunjukkan adanya saponin pada ekstrak etil asetat (Rf=0,50), flavonoid pada ekstrak etanol (Rf=0,40) dan tanin pada ekstrak etanol (Rf=0,70. Daya antibakteri ekstrak terhadap Shigella sonnei diamati dengan pengukuran diameter Daerah Hambatan Pertumbuhan (DHP) dan hasil rata-rata pengukurannya adalah untuk ekstrak etil asetat 10%, 20% dan 30% =14,61; 16,76; 18,68 mm; untuk ekstrak etanol 10%, 20% dan 30% =12,90; 14,55; 17,52 mm dan untuk ampisilin =38,25 mm. Ekstrak etil asetat dengan konsentrasi 30% mempunyai DHP terbesar (18.68 mm). Berdasarkan perhitungan statistik Rancangan Acak Lengkap dapat disimpulkan bahwa ekstrak n-heksana tidak menunjukkan daya antibakteri terhadap Shigella sonnei, sedangkan ekstrak etil asetat dan etanol menunjukkan daya antibakteri terhadap Shigella sonnei. Hasil analisis statistik dengan Anava Faktorial 3x3 menunjukkan ada perbedaan yang bermakna daya antibakteri antara ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol terhadap Shigella sonnei. Uji HSD 5% menunjukkan bahwa antara beberapa konsentrasi ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol daun sembukan dengan pembanding terdapat perbedaan daya antibakteri yang bermakna.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Ekstrak daun sembukan, Shigella sonnei, metode difusi sumuran
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Vincentius Widya Iswara
Date Deposited: 29 Jun 2015 03:55
Last Modified: 01 Jul 2015 04:18
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3200

Actions (login required)

View Item View Item