Pengaruh tingkat bunga deposito dan tingkat inflasi terhadap harga pasar saham perusahaan pada industri rokok yang go public melalui PT. BES

Noviawati, Lina (2000) Pengaruh tingkat bunga deposito dan tingkat inflasi terhadap harga pasar saham perusahaan pada industri rokok yang go public melalui PT. BES. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (288kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (380kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (244kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (853kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)

Abstract

Harga pasar saham suatu perusahaan dapat dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal bersifat controllable, mencakup keputusan investasi, pembelanjaan dan kebijakan deviden. Faktor eksternal bersifat uncontrollable mencakup tingkat bunga deposito, tingkat inflasi, peraturan pajak, kondisi perekonomian dan sebagainya. Untuk ketajaman analisis dan keterbatasan waktu, tenaga, serta biaya maka dipilihlah tingkat bunga deposito dan tingkat inflasi. Tingkat bunga deposito adalah suatu angka persentase yang menunjukkan kebijakan suku bunga yang berlaku di Indonesia. Tingkat inflasi adalah kecenderungan dari harga-harga yang menaik secara umum sehingga mengakibatkan penurunan nilai mata uang. Obyek penelitian adalah industri rokok yang go public melalui PT BES dengan data yang diambil mulai tahun 1995 sampai dengan 1999. Variabel XI adalah tingkat bunga deposito, X2 adalah tingkat inflasi dan Y adalah harga pasar saham perusahaan. Secara simultan pengaruh tingkat bunga deposito dan tingkat inflasi terhadap harga pasar saham dianalisis dengan analisis regresi dan korelasi berganda serta diuji F dengan α = 5%, k= 2 dan n-k-l = 57. Hasil analisis R2 = 30,53% dan Fbit > Ftabel (12,5328 > 2.99) sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat bunga deposito dan tingkat inflasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga pasar saham perusahaan. Secara parsial pengaruh tingkat bunga deposito terhadap harga pasar saham dianalisis dengan analisis regresi dan korelasi parsial yang hasilnya adalah bl = -157,6415 dan r2 = 20,53%. Hasil analisis diuji dengan uji t pada α= 5%, uji satu arah, n-k-I = 57 dan tbit < -ttabel (-3,838 < -1,645) sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat bunga deposito mempunyai pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap harga pasar saham perusahaan. Pengaruh tingkat inflasi terhadap harga pasar saham dianalisis dengan teknik analisis yang sama yang hasilnya b2 = -362,9837 dan r2 = 5,612% dan hasil pengujian tbit < -ttabel (-1,841 < -1,645). Schingga dapat disimpulkan tingkat inflasi mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap harga pasar saham perusahaan. Dari hasil analisis parsial dapat disimpulkan pula bahwa tingkat bunga deposito mempunyai pengaruh yang dominan daripada pengaruh tingkat inflasi terhadap harga pasar saham perusahaan pada industri rokok yang go public melalui PT BES.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Business" not defined]
Subjects: Business > Management
Divisions: Faculty of Business > Management Undergraduate Study Program
Depositing User: Aurelia Riana Ika Susanti
Date Deposited: 01 Nov 2016 06:53
Last Modified: 07 Mar 2017 07:54
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3212

Actions (login required)

View Item View Item