Perbedaan penyesuaian sosial anak retardasi mental di SLB “X” ditinjau dari pola reaksi orang tua terhadap anak

Wijaya, Herlinawati (2007) Perbedaan penyesuaian sosial anak retardasi mental di SLB “X” ditinjau dari pola reaksi orang tua terhadap anak. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (228kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (599kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (232kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (487kB) | Preview

Abstract

Masa anak-anak akhir merupakan masa perkembangan yang penting dimana salah satu tugas perkembangan yang harus dikuasai anak adalah belajar untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya. Anak dengan kebutuhan khusus seperti retardasi mental juga akan memasuki tahap ini, dimana mereka harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya agar dapat diterima. Anak retardasi mental terutama pada tahap ringan, yang telah mendapatkan pendidikan khusus akan memiliki penyesuaian sosial yang lebih baik, namun pada kenyataannya meskipun mereka telah mendapatkan pendidikan khusus, masih ada yang memiliki penyesuaian sosial yang buruk. Oleh karena itu diperlukan peran dari berbagai pihak untuk membantu proses penyesuaian sosial anak, terutama orangtua. Akan tetapi seringkali orangtua menyerahkan tanggungjawabnya pada pihak sekolah. Penyesuaian sosial anak di sekolah beraneka ragam, ada yang baik dan ada yang buruk. Hal ini dikarenakan orangtua yang menjadi figure bagi anak memberikan berbagai reaksi terhadap anak mereka yang mengalami retardasi mental. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada perbedaan penyesuaian sosial anak retardasi mental ditinjau dari pola reaksi orangtua terhadap anak. Penelitian ini dilakukan pada 18 orang subjek, namun terdapat 11 orang subjek yang tidak dapat dikategorikan sehingga selanjutnya hanya 7 orang subjek yang akan digunakan dalam pengolahan data. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Penyesuaian Sosial di Sekolah dan Skala Pola Reaksi Orangtua yang kemudian diolah dengan menggunakan bantuan SPSS versi 12 melalui perhitungan Anava satu jalur. Dari hasil pengolahan, didapatkan nilai F=0,049 dengan p=0,953 (p>0,005) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan mengenai penyesuaian sosial di sekolah antara pola reaksi orangtua yang accepting, disguising, dan denying. Disarankan bagi peneliti lanjutan agar memperhatikan kelemahan­ kelemahan dari penelitian ini serta meneliti faktor lain seperti hubungan anak dengan keluarga, posisi anak dalam keluarga, ukuran keluarga anak, ataupun cara didik orangtua terhadap anak yang mungkin dapat menjadi pengaruh bagi penyesuaian sosial anak di sekolah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Penyesuaian sosial, pola reaksi orangtua, anak retardasi mental, SLB
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 13 Oct 2015 04:04
Last Modified: 13 Oct 2015 04:04
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3351

Actions (login required)

View Item View Item