Tingkat kecerdasan emosional dan kecenderungan perilaku konsumtif terhadap produk fashion pada remaja putri

Soedarjono, Resi Waskitaningtyas (2010) Tingkat kecerdasan emosional dan kecenderungan perilaku konsumtif terhadap produk fashion pada remaja putri. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (373kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (117kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (45kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (72kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (104kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (58kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Belanja adalah kata yang sering digunakan sehari-hari dalam konteks perekonomian baik di bidang usaha maupun di dalam konteks rumah tangga. Namun kata tersebut telah berkembang artinya sebagai suatu cerminan gaya hidup dan rekreasi pada masyarakat kelas ekonomi tertentu. Belanja saat ini seringkali dilakukan secara berlebihan guna untuk memperolah kesenangan atau kebahagiaan, meskipun sebenarnya kebahagiaan yang diperolehnya itu hanya bersifat semu. Ada banyak faktor yang mempengaruhi seorang kecenderungan perilaku konsumtif di antaranya faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor personal atau pribadi, faktor psikologis, faktor emosional, iklan, konformitas, gaya hidup yang mempengaruhi konsumennya. Hasil dari angket terbuka mengatakan bahwa faktor diri sendirilah yang paling menentukan mereka seseorang dalam membeli barang-barang fashion. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecerdasan emosional dan perilaku konsumtif terhadap produk fashion pada remaja putri. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 Fakultas Psikologi dan Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dengan teknik pengambilan sampel Accidental sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan seperti siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Likert yang terdiri dari Skala Perilaku Konsumtif dan Kecerdasan Emosional serta teknik analisa yang digunakan adalah korelasi Kendall’s Tau_b karena variabel Kecerdasan Emosional tidak mengikuti distribusi normal. Hasil pengolahan data diperoleh skala koefisian korelasi sebesar sebesar –0,218 dengan p (sig) = 0,002. (p < 0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan perilaku konsumtif terhadap produk fashion pada remaja putri. Korelasi yang diperoleh bersifat negatif yang artinya bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki maka semakin rendah perilaku konsumtif terhadap produk fashion pada remaja putri dan begitu pula sebaliknya bahwa semakin rendah kecerdasan emosional yang dimiliki maka semakin tinggi perilaku konsumtif terhadap produk fashion pada remaja putri. Sumbangan efektif variabel Kecerdasan Emosional pada variable perilaku konsumtif terhadap produk fashion pada remaja putri hanya sebesar 4,7% dan 98,3% variabel Perilaku Konsumtif terhadap produk fashion pada remaja putri dipengaruhi oleh faktor lain.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Perilaku konsumtif, kecerdasan emosional
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 06 Oct 2015 07:44
Last Modified: 06 Oct 2015 07:44
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3388

Actions (login required)

View Item View Item