Faktor-faktor yang mempengaruhi agresifitas pada praktisi bela diri Karate sabuk coklat dewasa awal

Suminto, Rizky Pratama Putra (2013) Faktor-faktor yang mempengaruhi agresifitas pada praktisi bela diri Karate sabuk coklat dewasa awal. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (665kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (202kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (253kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (424kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (132kB) | Preview

Abstract

Fenomena perilaku agresif yang dilakukan praktisi beladiri karate sering kita jumpai. Sejumlah penelitian terdahulu menyatakan bahwa kecenderungan agresivitas dapat diturunkan melalui keikutsertaan dalam beladiri karate, dan bahwa semakin tingkat sabuk, semakin rendah agresivitasnya. Namun, pada kenyataannya, banyak praktisi karate sabuk tinggi yang terlibat dalam perkelahian. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi agresivitas pada praktisi beladiri karate sabuk coklat. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan dua karateka sabuk coklat (setingkat di bawah sabuk hitam) yang telah berlatih selama sekitar 5 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan in-depth interview dan teknik analisis data menggunakan theory-led thematic analysis. Data penelitian menunjukkan karate tidak menurunkan agresivitas partisipan, bahkan justru memperbesar tingkat agresivitas para partisipan. Tingginya tingkat agresivitas tersebut dilatarbelakangi oleh besarnya faktor risiko eksternal, seperti lingkungan yang mendukung suburnya agresivitas dan pola asuh otoritarian dan serba-boleh dari orangtua. Peran seorang guru karate sangatlah besar dalam membina anak didiknya. Untuk menghindari perilaku yang agresif dari anak didiknya, guru seyogyanya mengedepankan moral dari ajaran karate alih-alih sekedar mengajarkan teknik-teknik karate, yang bisa membahayakan orang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psychology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Karate, agresivitas, faktor eksternal dan internal
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Josefine Hira Eksi
Date Deposited: 21 Nov 2014 07:11
Last Modified: 21 Nov 2014 07:11
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/341

Actions (login required)

View Item View Item