Stres dan coping stres guru musik wanita dengan peran ganda

Harsono, Andreas Librawan (2008) Stres dan coping stres guru musik wanita dengan peran ganda. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (356kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (301kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (786kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (407kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Guru merupakan istilah yang lazim ditemui dimanapun juga. Guru ini juga merupakan suatu mata pencaharian yang menyebabkan stres pula selain daripada dokter dan pekerja sosial. Guru musik privat juga termasuk dalam mata pencaharian yang menyebabkan stres ini pula. Stres yang dihadapi oleh orang­ orang cenderung berbeda seperti misalnya mengenai peran ganda. Guru-guru musik privat yang bekerja dan mempunyai anak akan lebih cenderung stres karena selain daripada tugasnya sebagai seorang guru untuk mengajar, dia juga harus mengurus anaknya dan sebagai ibu rumah tangga. Hal ini akan menyebabkan stres terjadi dalam diri guru musik tersebut. Setiap orang pada normalnya tidak mau untuk terus hidup dalam kehidupannya yang stres. Setiap orang pasti pada normalnya hendak keluar dari lingkungan yang stres tersebut. Oleh karenanya dilakukannya coping stres untuk menghadapi stres yang sedang dihadapinya tersebut. Dari permasalahan tersebut, ingin dilihat apa saja gejala-gejala stres yang muncul pada guru musik dan bagaimana cara coping stres yang dilakukan oleh guru musik tersebut. Dalam penelitian ini, informan dipilih dengan kriteria berusia 30-40 tahun, sudah menikah dan mempunyai anak minimal satu. Karena dalam usia tersebut, biasanya informan adalah ibu-ibu muda yang masih belum berpengalaman dalam mengatur waktunya dengan anaknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan tipe penelitiannya adalah studi kasus. Dalam penelitian ini, jumlah informan yang digunakan adalah dua orang (N=2). Data yang diperoleh nantinya akan dipolah dengan menggunakan metode teknik analisis data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa guru musik yang mempunyai peran ganda memang mengalami stres yang menyebabkan dirinya mengalami berbagai gangguan-gangguan akibat dari stres yang dialaminya seperti antara lain pusing-pusing, kurang tidur, tidak bisa berpikir jernih dan ingin marah-marah. Oleh karenanya mereka melakukan strategi coping stres untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Strategi coping stres yang dipilih cenderung lebih banyak menggunakan cara emotion focused coping. Oleh karenanya, dari hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa memang guru­ guru musik wanita yang mempunyai peran ganda baik di rumah maupun di tempat kerja akan mengalami gangguan-gangguan akibat dari stres yang dialaminya dan biasanya mereka akan mengatasinya kebanyakan dengan menggunakan strategi emotion focused coping.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Stres, coping stres, dan peran ganda
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 02 Nov 2016 02:32
Last Modified: 02 Nov 2016 02:32
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3417

Actions (login required)

View Item View Item