Strategi coping pedagang kaki lima yang mengalami ketidakpastian mengenai adanya penggusuran

Wicaksono, Sieni (2008) Strategi coping pedagang kaki lima yang mengalami ketidakpastian mengenai adanya penggusuran. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (4MB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (20MB)

Abstract

PKL (Pedagang Kaki Lima) adalah sekelompok masyarakat kecil yang sering kita jumpai di perkotaan. Aktivitas mereka biasanya adalah berdagang dengan tujuan untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari. Barang dagangan yang biasa mereka jual adalah berbagai jenis barang atau produk, seperti makanan, minuman, pakaian, dan berbagai jenis produk lainnya. PKL lebih sering memilih berjualan di sepanjang jalan yang memungkinkan banyaknya pembeli berdatangan untuk membeli dagangannya (tempat yang strategis). Keberadaan PKL sering dianggap mengganggu ketertiban dan keindahan kota sehingga PKL seringpula menjadi objek penggusuran oleh pemerintah kota. Keputusan dari pemerintah untuk segera menertibkan para PKL, dapat membuat para PKL menjadi resah karena mereka merasa terancam akan kehilangan mata pencahariannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak mengenai adanya ketidakpastian penggusuran terhadap kehidupan sosial responden (PKL) dan untuk mengeksplorasi strategi coping yang dilakukan PKL ketika mengalami ketidakpastian mengenai adanya penggusuran. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang menggunakan 2 orang responden penelitian yaitu PKL Joko Sambang yang ada di kota Mojokerto. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode wawancara. Dari pembahasan hasil wawancara didapatkan bahwa adanya informasi penggusuran mengakibatkan berbagai macam dampak bagi kehidupan PKL yaitu, dampak bagi kehidupan sosial PKL, dampak bagi kehidupan ekonomi responden, dampak bagi kehidupan pribadi responden, dan dampak bagi kehidupan keluarga responden. Sehingga untuk mengatasi berbagai macam dampak tersebut PKL melakukan strategi coping. Strategi coping yang dilakukan oleh responden dilakukan secara individual seperti berdoa, berpikir untuk menemukan solusi, berharap tidak terjadi penggusuran dll, strategi coping bersama dengan significant others (teman terdekat dan keluarga) seperti, berdiskusi dengan teman- teman, berdiskusi dengan keluarga, berkumpul dengan teman-teman PKL dan strategi coping yang dilakukan bersama dengan sesama PKL seperti mengadakan rapat, mencoba terlihat rapi pada saat berdagang dll. Strategi coping yang dilakukan oleh PKL tidak lepas pula dari adanya peran sebuah partai yang membantu PKL agar tidak mengalami penggusuran.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Strategi coping, Pedagang Kaki Lima, dampak, ketidakpastian, penggusuran
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 02 Nov 2016 03:37
Last Modified: 02 Nov 2016 03:37
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3425

Actions (login required)

View Item View Item