Intensitas pengajaran religiositas oleh orangtua dan penalaran moral pada remaja madya

Andaritji, J. Richard (2008) Intensitas pengajaran religiositas oleh orangtua dan penalaran moral pada remaja madya. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (210kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (155kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Akhir-akhir ini masyarakat dikejutkan dengan persoalan-persoalan yang berkenaan dengan penurunan moralitas masyarakat, terutama di kalangan remaja. Indikasi penurunan moral remaja dapat terlihat dari bagaimana remaja mentaati peraturan yang terdapat di lingkungan sekolah dimana siswa-siswi lebih cenderung menuruti peraturan bila ada guru atau pengawas tata tertib sekolah. Sedangkan beberapa fenomena penurunan moral yang terjadi di masyarakat antara lain makin maraknya seks bebas dan narkoba. Moral yang ditampilkan dalam perilaku berhubungan dengan penalaran moral yang dimiliki individu. Penalaran moral pada anak-anak dan remaja tidak luput dari peran serta lingkungan sekitarnya dan keluarga, terutama orangtua. Pembinaan moral dalam keluarga merupakan pengajaran penalaran moral yang diberikan orangtua kepada anak-anak mereka, ajaran-ajaran moral dan tindakan teladan yang nyata dari perilaku moral orangtua. Salah satu bentuk pengajaran moral yang dilakukan orangtua pada anaknya adalah melalui pengajaran agama. Pengetahuan mengenai agama akan membawa manusia pada pengenalan akan kehadiran Allah, merasa dan sadar akan hubungan serta ikatan terhadap Allah. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk menguji ada tidaknya hubungan antara intensitas pengajaran religiositas dan penalaran moral pada remaja madya. Subjek penelitian ini adalah remaja yang berusia 14-18 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Teknik analisa data menggunakan korelasi Kendall tau ß. Hasil analisis mendapatkan koefisien korelasi sebesar -0,005 dengan p=0,952 (p>0,05) yang berarti bahwa hipotesis penelitian ditolak sehingga tidak ada hubungan yang signifikan antara intensitas pengajaran religiositas oleh orangtua dan penalaran moral pada remaja madya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Intensitas pengajaran orangtua, penalaran moral, dan remaja madya
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 17 Nov 2015 02:04
Last Modified: 17 Nov 2015 02:04
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3469

Actions (login required)

View Item View Item