Persepsi terhadap hidup melajang dan kecemasan terhadap status lajang pada wanita dewasa awal

Octhoria, Eunike (2008) Persepsi terhadap hidup melajang dan kecemasan terhadap status lajang pada wanita dewasa awal. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Menikah merupakan salah satu tugas perkembangan masa dewasa awal (18-40 tahun). Namun saat ini banyak wanita yang sudah berusia dewasa awal, bahkan hampir memasuki usia dewasa madya (40-60 tahun) masih hidup melajang atau belum menikah. Banyak faktor yang melatarbelakangi seseorang khususnya wanita masih melajang, antara lain penampilan fisik yang kurang menarik, adanya kesempatan untuk berkarier, penetapan standar yang tinggi bagi calon pasangannya, melajang merupakan pilihan hidupnya. Dalam menjalani masa lajang tersebut, wanita dapat merasa kesepian dan keadaan ini lama- kelamaan akan mendatangkan kecemasan terhadap status lajangnya. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kecemasan wanita terhadap status lajangnya adalah persepsinya terhadap hidup melajang. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat ada tidaknya hubungan antara persepsi terhadap hidup melajang dan kecemasan wanita dewasa awal terhadap status lajang. Subjek penelitian (N=54) adalah wanita dewasa awal yang berusia antara 30-40 tahun yang berstatus lajang, yakni individu yang belum menikah, memiliki keinginan untuk menikah, dan tidak sedang menjalin hubungan yang romantis dengan orang lain, dan merupakan anggota jemaat gereja GPIB “Bahtera Hayat” dan gereja GMIST “IKHTUS” Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh di analisis dengan teknik korelasi non parametrik Kendall’s tau-b. Dari hasil analisis diperoleh koefisien korelasi sebesar – 0.205 dengan p=0.035 (p < 0.05) yang berarti bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara persepsi terhadap hidup melajang dan kecemasan terhadap status lajang pada wanita dewasa awal. Variabel persepsi terhadap hidup melajang memberikan sumbangan efektifitas (SE) sebesar 4.02 % pada variabel kecemasan terhadap status lajang. Kecilnya nilai SE disebabkan karena peneliti kurang mengkontrol faktor-faktor lain seperti pekerjaan dan tingkat pendidikan yang bervariasi, kategori melajang yang tidak dibatasi pada salah satu kategori saja. Secara deskriptif diperoleh hasil bahwa sebagian besar subjek memiliki tingkat kecemasan sedang (46.3%) dan rendah (29.6%). Sedangkan sebagian besar subjek memiliki persepsi yang positif terhadap hidup melajang (53.7 %).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Psycology" not defined]
Uncontrolled Keywords: Kecemasan, persepsi, melajang, dewasa awal.
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 17 Nov 2015 02:12
Last Modified: 17 Nov 2015 02:12
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3472

Actions (login required)

View Item View Item