Optimasi Penyalut Enterik Tablet Salut Enterik Ekstrak Air Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dengan Penyalut HPMC-Ftalat 55 dan Plastisiser PEG 400

Anawagis, Vian (2015) Optimasi Penyalut Enterik Tablet Salut Enterik Ekstrak Air Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dengan Penyalut HPMC-Ftalat 55 dan Plastisiser PEG 400. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (276kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (179kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (440kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (175kB) | Preview

Abstract

Penyakit degeneratif berkembang di Indonesia, dan salah satu penyebabnya adalah radikal bebas. Penanganan radikal bebas dapat menggunakan antioksidan. Namun antioksidan sintetik menimbulkan berbagai efek samping, sehingga penggunaan antioksidan alami mulai dikembangkan dari kulit buah manggis dengan bahan aktif alfa-mangostin yang memiliki potensi sebagai antioksidan, namun alfa-mangostin memiliki kelemahan yaitu tidak stabil pada pH lambung. Oleh sebab itu, ekstrak kulit buah manggis akan dibuat dalam bentuk sediaan tablet salut enterik. Ekstrak diperoleh dari PT. Natura Laboratoria Prima, Jakarta. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi penyalut HPMC-Ftalat 55 dan PEG 400 serta mengetahui formula optimumnya. Tablet dibuat menggunakan metode granulasi basah, kemudan di granul dikempa menjadi tablet inti, selanjutnya disalut menggunakan penyalut enterik. Optimasi penyalut dilakukan menggunakan desain faktorial dengan software design expert ver 9.0. Respon yang digunakan adalah kekerasan, waktu hancur, tampilan visual dan pertambahan bobot. Hasil penelitian ini adalah HPMCP 55 dapat menurunkan kekerasan dan tampilan visual, juga meningkatkan pertambahan bobot dan mempercepat waktu hancur tablet salut enterik, sedangkan PEG 400 dapat meningkatkan kekerasan, pertambahan bobot dan tampilan visual tablet salut enterik, namun dapat memperlama waktu hancur tablet. Interaksi kedua faktor yaitu HPMC-Ftalat 55 dan PEG 400 tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap respon uji mutu fisik tablet salut enterik. Formula optimum terpilih yaitu kombinasi HPMC-Ftalat 55 5% dan PEG 400 1% dengan perkiraan hasil uji mutu fisik meliputi kekerasan 7,37 Kgf; waktu hancur 5,65 menit, tampilan visual 97,3% dan pertambahan bobot 3,58%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ekstrak, Garcinia mangostana L., Antioksidan, Tablet salut enterik, HPMCP 55, PEG 400
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 14 Aug 2015 02:21
Last Modified: 14 Aug 2015 02:21
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3506

Actions (login required)

View Item View Item