Studi perbedaan spontaneous shopping pada remaja dan dewasa awal

Irawan, Anita (2010) Studi perbedaan spontaneous shopping pada remaja dan dewasa awal. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (624kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (147kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (210kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (146kB)
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Pada mulanya belanja merupakan suatu kegiatan menukarkan sejumlah uang dengan barang guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dalam perkembangannya orang berbelanja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup tetapi guna memuaskan keinginan pribadi. Salah satunya yaitu perilaku spontaneous shopping yaitu perilaku belanja yang dilakukan secara tiba-tiba untuk membeli sesuatu pada sebuah toko secara tidak terencana hanya didasari dorongan yang kuat untuk membeli. Berdasarkan teori yang ada, remaja (usia 11-20 tahun) memiliki karakteristik masih labil dan mudah dipengaruhi karena mereka masih dalam tahap pencarian jati. Berbeda dengan kelompok usia dewasa awal (usia 21-30 tahun) yang secara psikologis sudah mempunyai pengendalian emosi, identitas serta cara berpikir yang realistis dan pragmatis. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa remaja memiliki tingkat spontaneous shopping lebih tinggi daripada kelompok usia dewasa awal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji tingkat spontaneous shopping pada remaja dan dewasa awal dengan jumlah subjek sebanyak 252 orang. Pengambilan data dilakukan pada beberapa pusat perbelanjaan dengan metode incidental sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan T-test dengan taraf kepercayaan sebesar 95%. Hasil analisis ditemukan bahwa nilai t sebesar 2.675 dan p=0.008 dimana p<0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan spontaneous shopping pada remaja dan dewasa awal. Didapati bahwa tingkat spontaneous shopping pada remaja lebih tinggi dari pada kelompok usia dewasa awal. Hal ini dapat dilihat dari nilai mean remaja sebesar 32.84 lebih tinggi daripada mean dewasa awal yaitu sebesar 30.48. Tingkat spontaneous shopping pada remaja lebih tinggi karena pusat perbelanjaan menawarkan berbagai macam hal yang dapat memenuhi kebutuhan remaja seperti wahana bermain untuk rekreasi, tempat hangout untuk kebutuhan interpersonal, dan barang-barang yang dapat menyalurkan kesukaan atau ketertarikan mereka (aksesoris, perhiasan, baju, dan lain sebagainya)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Spontaneous shopping, remaja dan dewasa awal
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Psychology Study Program
Depositing User: Users 33 not found.
Date Deposited: 17 Nov 2015 03:12
Last Modified: 05 Jan 2016 07:45
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3535

Actions (login required)

View Item View Item