Pengaruh konsentrasi suspensi pati dan asam khlorida (HCl) terhadap sifat fisikokimia dan sensoris sirup glukosa dari pati pisang kepok

Dinata, Imelda (1995) Pengaruh konsentrasi suspensi pati dan asam khlorida (HCl) terhadap sifat fisikokimia dan sensoris sirup glukosa dari pati pisang kepok. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (84kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (299kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (548kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (195kB) | Preview

Abstract

Sehubungan dengan masalah adanya kekurangan gula yang memberi dampak meningkatnya harga gula tersebut maka perlu dicari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan gula. Salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan gula tersebut yaitu dengan memanfaatkan pati pisang kapok sebagai bahan dasar pembuatan sirup glukosa. Alasan penggunaan pati dari jenis pisang ini karena memiliki warna yang baik dan kadar pati yang tinggi sebanyak 86,75%. Pada umumnya proses pembuatan sirup glukosa dari pati pisang dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menghidrolisa pati secara non enzimatis (dengan asam) dan secara enzimatis. Adapun keunggulan hidrolisa asam dalam proses pembuatan sirup glukosa ini selain reaksinya berlangsung lebih cepat dibandingkan dengan enzim, juga asam kuat seperti asam khlorida dan asam sulfat mudah diperoleh serta prosesnya lebih sederhana daripada hidrolisa enzim sehingga biaya yang dibutuhkan lebih murah. Hidrolisa asam ini dapat berlangsung jika terjadi kontak langsung antara substrat dan asam yang dipengaruhi juga oleh konsentrasi suspensi pati sebagai substratnya, konsentrasi asam, jenis asam, temperatur dan waktu hidrolisa. Mengingat tidak semua konsentrasi suspensi pati dan konsentrasi asam yang sesuai untuk membua sirup glukosa, maka masalah yang ingin diteliti adalah pada konsentrasi suspensi pati dan konsentrasi asam berapakah yang paling sesuai untuk menghasilkan sirup glukosa ditinjau dari sifat fisikokimia dan sensoris. Adapun rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor dan masing-masing tiga kali ulangan. Faktor I : konsentrasi suspensi pati (20% b/v), 30% (b/v), 40% (b/v), faktor II : konsentrasi asam khlorida (HCl) (0,5 N, 1 N, 1,5 N). Pada penelitian ini dilakukan pengamatan terhadap sifat fisikokimia dan sensoris sirup glukosa yaitu kadar air, kadar abu, kadar gula reduksi, kekeruhan, kekentalan da uji organoleptik terhadap warna. Dari hasil penelitian diperoleh perlakuan terbaik adalah kombinasi konsentrasi suspensi pati 20% dan asam khlorida 0,5 N yang mempunyai kadar air 87,04% (berat basah), kadar abu 3,39% (berat kering), kadar gula reduksi 65,22% (berat kering), rendeman 87,22%, konversi hidrolisa 24,86%, kekeruhan 0,209 Abs, kekentalan 13,05 Cps dan tingkat kesukaan warna 6,13, dimana sirup yang dihasilkan tidak berwarna.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: EK Lengkonosari PN
Date Deposited: 17 Nov 2015 07:34
Last Modified: 17 Nov 2015 07:34
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3583

Actions (login required)

View Item View Item