Prarencana Pabrik Green Tea Soda kapasitas 40.000 liter per hari

Kang, Tuan Hok and Estrada, Ferek and Kusuma, David Wicaksana (2007) Prarencana Pabrik Green Tea Soda kapasitas 40.000 liter per hari. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (302kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (156kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (76kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (927kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (427kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
BAB 9.pdf

Download (154kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Teh hijau (Green Tea) merupakan minuman yang sangat baik bagi kesehatan. Karena adanya kandungan antioksidan yang cukup tinggi, maka teh hijau dapat digunakan untuk membantu penyembuhan atau mencegah berbagai penyakit seperti stroke, kardiovaskular, dan keluhan gastrointestinal. Teh hijau juga digunakan untuk perawatan gigi, perawatan kulit, mengurangi gula darah, mencegah arthritis, mencegah kerusakan hati, serta sebagai penurun berat badan. Akan tetapi, minuman teh hijau memiliki rasa yang agak pahit sehingga kurang disukai. Oleh karena itu dibuat variasi baru dalam penyajian teh hijau yaitu dengan memodifikasi teh hijau sebagai minuman soft drink, yaitu dikenal dengan nama Green Tea Soda. Dengan membuat teh hijau sebagai soft drink, maka akan mempermudah teh hijau untuk dikonsumsi karena tidak diperlukan waktu yang cukup lama untuk menyeduh teh dan tidak diperlukan penambahan dan pengadukan gula untuk dapat mengkonsumsi teh hijau. Pabrik Green Tea Soda berlokasi di daerah Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, dengan kapasitas 40.000 liter green tea soda per hari•. Daun teh hijau kering sebagai bahan baku utama diambil dari seluruh Indonesia, khususnya derah Lawang, Jawa Timur. Proses pembuatan green tea soda meliputi beberapa tahap proses, yaitu proses ekstraksi, proses penyaringan, proses pembutan situp gula, proses pembutan teh hijau manis dan proses pemberian soda pada teh hijau manis. Produk green tea soda yang dihasilkan dikemas dalam botol kaca 300 ml. Dari analisa ekonomi pabrik Green Tea Soda didapatkan hasil-hasil sebagai berikut, baik sebelum maupun sesudah pajak, untuk metode linier : Laju Pengembalian Modal (ROR) • Sebelum pajak = 71,06 % • Sesudah pajak = 49,82 % Jangka waktu pengembalian modal (POT) • Sebelum pajak = 1 tahun 4 bulan • Sesudah pajak = 1 tahun 11 bulan Titik impas (BEP) = 26,55% dan untuk metode Discounted Cash Flow: Laju Pengembalian Modal (ROR) • Sebelum pajak = 51,81 % • Sesudah pajak = 32,56 % Jangka waktu pengembalian modal (POT) • 'Sebelum pajak = 2 tahun 2 bulan • Sesudah pajak = 3 tahun 2 bulan Titik impas (BEP) = 23,39%

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 01 Feb 2016 04:27
Last Modified: 23 May 2018 03:45
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3614

Actions (login required)

View Item View Item