Prarencana Pabrik Minyak Canola dengan ekstrasi fluida superkritis

Hidayat, Fery and Susetyo, Monica (2004) Prarencana Pabrik Minyak Canola dengan ekstrasi fluida superkritis. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (216kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (114kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (432kB)
[img] Text (BAB 6)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (676kB)
[img] Text (BAB 7)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (378kB)
[img] Text (BAB 8)
BAB 8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (84kB)
[img]
Preview
Text (BAB 9)
BAB 9.pdf

Download (277kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Perkembangan produksi minyak Canola di Canada, Jepang, Amerika, Australia dan beberapa negara yang lain, telah membuktikan bahwa Canola telah menjadi salah satu usaha pangan dunia. Canola sebagai tanaman penghasil minyak berprospek untuk dapat bersaing dengan edible oil yang lain karena meningkatnya permintaan pasar akan minyak goreng yang aman untuk dikonsumsi, yaitu memiliki kadar asam erucic dan glukosinolat yang rendah, akan mendukung perkembangan minyak goreng yang berbahan dasar biji canola. Minyak canola dapat diekstraksi dari biji canola dan dapat digunakan sebagai salad dressing, bahan bakar dan margarin. Selama ini pengambilan minyak dari biji tumbuhan dilakukan dengan cold pressing biasa, tetapi dengan perkembangan teknologi maka mulai dikembangkan ekstraksi minyak canola dari biji canola dengan menggunakan fluida superkritis. Pengekstrak yang digunakan adalah CO2. Ada 3 tahapan proses dalam memproduksi minyak canola, yaitu tahap persiapan, tahap ekstraksi dan tahap pemurnian. Pabrik minyak canola menghasilkan limbah berupa sabun dan ampas biji canola dapat dijual. Perencanaan pabrik minyak canola adalah sebagai berikut : Jenis proses : ekstraksi dengan menggunakan fluida superkritis Operasi : batch, 10 kali per hari, 300 hari/tahun Produk : minyak goreng canola Bahan baku : biji tanaman canola = 1800 ton/tahun CO2 = 8928 ton/tahun Utilitas : Air = 32 m3/hari Fuel oil = 1140 L/hari Steam = 4897,4928 kg/hari NaOH = 32,78 kg/hari Bleaching earth = 16,196 kg/hari Refrigerant = 784,4850 kg/hari Jumlah tenaga kerja : 100 orang Lokasi pabrik : Desa Tabulolong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur Luas tanah : 917.500m2 Analisa ekonomi : Modal tetap (FCI) : Rp 32.318.000.000,- Modal kerja (WCI) : Rp 2.775.000.000,- Biaya Produksi Total (TPC) : Rp 63.311.209060, ¬Penjualan per tahun : Rp 5.596.800.000,- Rugi per tahun : Rp 57.714.409060,-

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of engineering" not defined]
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 01 Feb 2016 04:22
Last Modified: 01 Feb 2016 04:22
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3619

Actions (login required)

View Item View Item