Pengaruh tingkat kemasakan buah dan konsentrasi awal larutan gula terhadap mutu manisan apel semi basah varietas Rome beauty

Liman, Belina (1996) Pengaruh tingkat kemasakan buah dan konsentrasi awal larutan gula terhadap mutu manisan apel semi basah varietas Rome beauty. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (66kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (427kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (25kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (111kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (667kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf

Download (589kB) | Preview

Abstract

Apel rome beauty paling banyak diproduksi di antara varietas apel lain di Indonesia. Apel termasuk komoditi yang mudah rusak karena kadar airnya tinggi. Oleh karena itu diperlukan suatu usaha pengolahan menjadi suatu produk baru, yaitu manisan apel agar dapat memperpanjang masa simpan apel rome beauty. Hasil penelitian terdahulu, manisan apel yang dihasilkan mempunyai penampakan yang kurang transparan karena pembentukan gelnya kurang sempurna. Hal tersebut disebabkan oleh tingkat kemasakan buah apel yang digunakan dan konsentrasi awal gula yang ditambahkan kurang sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat kemasakan buah dan konsentrasi awal larutan gula terhadap sifat fisiko kimia dan sensoris manisan apel semi basah varietas rome beauty. Tahapan proses yang dilakukan dalam pembuatan manisan apel adalah: sortasi, pencucian, pengupasan dan pemotongan, perendaman dalam larutan gula dan penambahan asam, pencucian, dan pengeringan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan percobaan faktorial yang menggunakan 2 faktor yaitu faktor tingkat kemasakan buah yang terdiri dari 3 level dan konsentrasi awal larutan gula yang terdiri dari 3 level. Pengulangan tiap perlakuan dilakukan sebanyak 3 kali. Tingkat kemasakan buah yang digunakana dalah 4 bulan, 4,5 bulan dan 5 bulan sedangkan konsentrasi awal larutan gula yang digunakan adalah 20%, 25% dan 30%. Kombinasi perlakuan seluruhnya adalah 9. Analisa manisan apel yang dilakukan meliputi kadar gula reduksi, kadar air, vitamin C, total padatan terlarut, tekstur, total asam, pH, aw, rendemen, uji organoleptik dan cemaran logam pada sampel yang terbaik. Hasil manisan apel yang terbaik dperoleh dari tingkat kemasakan buah 5 bulan dan kosentrasi awal larutan gula 20%, yaitu kadar gula reduksi 56,58%; kadar air 25,58%; kadar vitamin C 9,66 mg; TPT 59,35%; tekstur 7,56 mm/g/det; total asam 0,44%; pH 3,2; aw 0,723; rendemen 43,67%; uji kesukaan rasa 3,69; uji kesukaan warna 3,64; uji kesukaan tekstur 4,31 (dengan kisaran nilai antara 1-5); cemaran logam Cu 2,46 mg/kg; cemaran logam Pb, Zn dan As tidak terdeteksi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Agricultural Technology" not defined]
Subjects: Agriculture and Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Food Technology Study Program
Depositing User: EK Lengkonosari PN
Date Deposited: 18 Nov 2015 06:53
Last Modified: 18 Nov 2015 06:53
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/3679

Actions (login required)

View Item View Item