Optimasi Xanthan Gum dan gelatin pada tablet sublingual Propranolol HCL

Wongso, Sofia Ilany (2011) Optimasi Xanthan Gum dan gelatin pada tablet sublingual Propranolol HCL. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (406kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (122kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (640kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (601kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (993kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (76kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penghantaran propranolol HCl secara per oral memiliki bioavailabilitas yang rendah dan mengalami efek lintas pertama sehingga dipilih pengantaran obat secara sublingual. Persyaratan sublingual yaitu jumlah obat terlarut harus melebihi 80% dalam 15 menit dan harus melarut segera sehingga diperlukan superdisintegran yang dapat meningkatkan waktu hancur. Namun sediaan ini tetap harus memenuhi persyaratan mutu fisik tablet yang tidak rapuh ketika dikempa, jadi digunakan gelatin sebagai pengikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh xanthan gum sebagai penghancur dan gelatin sebagai pengikat maupun interaksinya terhadap sifat-sifat fisik tablet dan disolusi tablet serta memperoleh rancangan formula optimum dengan faktorial design 22. Tablet propranolol HCl dibuat dengan metode granulasi basah. xanthan gum digunakan pada konsentrasi 1% dan 5%, sedangkan gelatin digunakan konsentrasi 1% dan 5%. Evaluasi mutu granul meliputi kadar air, waktu alir, sudut diam, densitas granul dan indeks kompresibilitas granul. Evaluasi mutu tablet meliputi kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, dan persen obat terlarut. Hasil yang diperoleh adalah xanthan gum berpengaruh meningkatkan persen obat terlarut, dan menurunkan waktu hancur tablet. gelatin berpengaruh menurunkan persen obat terlarut, dan meningkatkan waktu hancur tablet. Interaksi dari kedua bahan tersebut berpengaruh menurunkan kekerasan, meningkatkan kerapuhan, menurunkan waktu hancur tablet, dan menurunkan persen obat terlarut. Formula optimum dicapai pada kondisi Gelatin 1% dan xanthan gum 5%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Sublingual, propranolol HCL, xanthan gum, gelatin, factorial design
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Vincentius Widya Iswara
Date Deposited: 09 Dec 2014 04:45
Last Modified: 15 Jan 2015 02:45
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/430

Actions (login required)

View Item View Item