Bentonit-Biochar komposit untuk penyerapan bahan berbahaya dari air limbah

Utomo, Ezekiel Lauwrent Budi and Sulistiyono, Fahri Andika (2015) Bentonit-Biochar komposit untuk penyerapan bahan berbahaya dari air limbah. Working Paper (Laporan Penelitian Laboratorium). Faculty of Engineering, Surabaya. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (93kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (136kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (120kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (370kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (30kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (800kB)

Abstract

Dalam mengkonsumsi antibiotik, manusia kurang menyadari bahwa kapan diperlukan dan kapan tidak perlu mengkonsumsi sehingga menyebabkan mikroba dalam air limbah resistensi terhadap antibiotik. Oleh karena itu, kandungan antibiotik dalam limbah harus dihilangkan. Proses penghilangan antibiotik dari air limbah dapat dilakukan dengan beberapa proses, antara lain fotodegradasi, proses oksidasi dan adsorpsi. Diantara proses tersebut adsorpsi berpotensi dibandingkan dengan proses lainnya karena adsorpsi dapat menghilangkan antibiotik dengan konsentrasi kecil dan ekonomis sehingga cocok untuk aplikasi pengolahan air limbah di masyarakat sebelum dibuang ke sungai. Oleh karena itu maka perlu dicari adsorben yang efektif dan dapat diproduksi didalam negeri, seperti bentonit-biochar komposit. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kondisi optimun pembuatan bentonit-biochar yang ditentukan oleh kapasitas adsorpsi antibiotik terbaik, mempelajari karakteristik bentonit-biochar dan Mempelajari hasil aplikasi adsorben pada limbah lingkungan yang sumbernya dari perumahan, rumah sakit, dan lain-lain sebelum dibuang ke sungai. Pretreatment bentonit dilakukan untuk membersihkan bentonit dari pengotor organik dengan cara impregnasi menggunakan H2O2 dengan kadar 30 % setelah itu di oven pada suhu 100°C untuk menghilangkan kelebihan hydrogen peroksida. Selanjutnya, bentonit disonikasi dan setelah itu biomassa dicampur dengan bentonit dengan variasi perbandingan massa 1:1, 1:2 dan 2:1 selain itu dengan variasi jenis biomassa yaitu jerami padi, eceng gondok dan ampas tebu akan dipisahkan antara padatan dan cairan. Setelah itu bentonit dan biomassa akan dipirolisis dengan laju alir nitrogen 2 L/detik dan pada suhu 500°C. Setelah itu bentonit-biochar komposit dikarakterisasi dengan FTIR, SEM, XRD, CEC. Pembuatan bentonit-biochar komposit telah berhasil dilakukan, yang mana dapat dilihat dari penghilangan komponen antibiotik murni, untuk amoksilin dan ampisilin berhasil menggunakan metode adsorpsi, yang mana terbukti dari faktor korelasi (R2), antara 0,90-0,99 untuk persamaan langmuir. Adsorben bentonit-biochar komposit 1:2 lebih baik dalam menyerap antibiotik dari bentonit tanpa modifikasi dan karbon aktif. Kata kunci: Amoxicillin, Ampisilin, Adsorpsi, Bentonit-Biochar Komposit

Item Type: Monograph (Working Paper (Laporan Penelitian Laboratorium))
Uncontrolled Keywords: Amoxicillin, ampisilin, adsorpsi, bentonit-biochar komposit
Subjects: Engineering
Engineering > Chemical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Chemical Engineering Study Program
Depositing User: Users 2630 not found.
Date Deposited: 25 Jan 2016 01:54
Last Modified: 25 Jan 2016 01:54
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/4367

Actions (login required)

View Item View Item