Pengaruh matriks MC (Methyl Celulloce) terhadap lama mengapung-mengembang dan disolusi pada tablet effervescent lepas lambat ranitidin HCl

Sikteubun, Christina Angela (2011) Pengaruh matriks MC (Methyl Celulloce) terhadap lama mengapung-mengembang dan disolusi pada tablet effervescent lepas lambat ranitidin HCl. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9MB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (10MB) | Preview

Abstract

Ranitidin HCl merupakan obat yang terabsorbsi di lambung, mempunyai waktu eliminasi yang sangat pendek sehingga cocok dibuat sebagai sediaan lepas lambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama mengapung mengembang dan disolusi pada tablet effervescent ranitidin HCI dengan menggunakan matriks metil selulosa pada berbagai konsentrasi. Metil selulosa merupakan matriks hidrofilik, dalam medium cair akan membentuk channel pada struktur tablet. pelepasan pada penelitian ini dibuat empat formula dengan konsentrasi metil selulosa berbeda-beda. Formula A tidak mengandung metil selulosa, formula B mengandung 10%, formula C mengandung 15%, dan formula D mengandung 20%. Tablet dibuat dengan metode granulasi basah dan dilakukan uji pelepasan dan lama mengapung mengembang. Parameter pelepasan yang digunakan adalah persyaratan pelepasan menurut Banakar, nilai ED360, K disolusi, mekanisme pelepasan menurut nilai eksponensial difusi dan orde kinetika pelepasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa forrnula D memiiiki efek penghambatan pelepasan obat paling lama dengan jumlah obat yang terlepas 52,54% setelah 360 menit dan nilai %ED adalah 34,98%. Sedangkan formula A kurang dapat menghambat pelepasan obat dibandingkan formula lainnya. Disimpulkan bahwa pelepasan obat dipengaruhi oleh matrik metil selulosa. semakin besar konsentrasi metil selulosa yang digunakan maka pelepasan obat akan semakin terhambat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Metil selulosa, tablet effervescent ranitidin HCl.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Vincentius Widya Iswara
Date Deposited: 09 Dec 2014 04:43
Last Modified: 20 Jan 2015 02:47
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/452

Actions (login required)

View Item View Item