Sistem pengontrol suhu dan kelembaban jarak jauh menggunakan radio frequency

Kurniawan, Agus (2005) Sistem pengontrol suhu dan kelembaban jarak jauh menggunakan radio frequency. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (366kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (84kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (947kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (928kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (252kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (68kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Sistem pengontrol suhu dan kelembaban ini dapat diaplikasikan untuk mengontrol suhu dan kelembaban pada ruang pengeringan (drying room). Ruang pengeringan yang biasanya terdapat pada industri pangan, berfungsi untuk memanaskan dan mengeringkan bahan makanan. Oleh karena itu kondisi suhu dan kelembaban pada drying room harus dijaga. Untuk menjaga dan mengontrol kondisi suhu dan kelembaban pada drying room tanpa harus berada di dekat ruangan tersebut, maka dirancang sebuah prototype sistem pengontrol suhu dan kelembaban jarak jauh menggunakan radio frequency. Sistem pengontrol suhu dan kelembaban jarak jauh ini, menggunakan radio frequency untuk pengiriman dan penerimaan data. Sistem pengontrol yang berbasis mikrokontroler keluarga MCS-Sl ini menggunakan keypad sebagai input, sehingga pengguna dapat menentukan suhu dan kelembaban pada drying room yang dikehendaki melalui keypad. Kondisi suhu dan kelembaban pada drying room, menu dan input dari sistem ditampilkan pada sebuah LCD berukuran 20 x 4 (20 karakter x 4 baris). Sistem dilengkapi dengan elemen pemanas untuk menambah suhu dan sebuah fan untuk mengurangi suhu dan kelembaban. Pembacaan suhu dan kelembaban pada drying room menggunakan sensor SHT75. Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan, alat pengontrol suhu dan kelembaban ini mampu mengontrol suhu antara 25ºC sampai l00°C dengan kelembaban antara (15-55)%RH. Batas pengontrolan suhu dan kelembaban ini dapat berubah sesuai dengan kondisi suhu dan kelembaban udara di luar drying room. Meskipun demikian, batas maksimal pengontrolan suhu dan kelembaban yang diperbolehkan adalah sesuai dengan batas kemampuan pembacaan pada sensor SHT75 yang digunakan, yaitu pada suhu antara -40°C sampai 123,8°C dan kelembaban antara (0-100)%RH. Dari hasil pengujian, alat pengontrol suhu dan kelembaban ini dapat berfungsi dengan baik pada jarak maksimal sekitar 16 meter antara pengontrol dengan sistem yang dikontrol.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Electrical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 11 Mar 2016 06:22
Last Modified: 11 Mar 2016 06:22
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/4549

Actions (login required)

View Item View Item