Uji daya inhibisi ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) terhadap aktivitas enzim xantin oksidase

Haryanto, Patrisius (2015) Uji daya inhibisi ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) terhadap aktivitas enzim xantin oksidase. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (436kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (323kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (677kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III METODODOLOGI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (613kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (546kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf

Download (342kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (742kB) | Request a copy

Abstract

Penggunaan allopurinol dalam jangka waktu yang panjang menimbulkan efek samping seperti diare, rasa mual dan kemerahan pada kulit yang disertai rasa gatal. Berdasarkan efek samping tersebut perlu adanya obat alternatif dalam pengobatan asam urat. Telah dilakukan penelitian tentang daya inhibisi enzim xantin oksidase oleh ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) yang telah terbukti memiliki potensi sebagai anti hiperurisemia. Simplisia dan ekstrak yang digunakan telah terstandarisasi. Adapun metode ekstraksi yang digunakan adalah metode perkolasi. Penentuan daya inhibisi terhadap aktivitas enzim xantin oksidase dilakukan dengan mengukur penurunan absorbansi secara kinetik pada panjang gelombang 290 nm. Aktivitas dengan penambahan ekstrak sebagai inhibitor kemudian dibandingkan dengan aktivitas enzim tanpa inhibitor. Xantin digunakan sebagai substrat dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IC50 ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) dalam menghambat aktivitas xantin oksidase sebesar 24,42 ± 5,10 µg/ml. Allopurinol sebagai pembanding mempunyai nilai IC50 sebesar 0,62 ± 0,10 µg/ml. Analisis statistik menggunakan T-test menunjukkan perbedaan bermakna antara IC50 allopurinol dengan ekstrak etanol daun pacar kuku (t percobaan [8,080] > t tabel [2,132]). Kesimpulan yang ditarik dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) mempunyai daya hambat terhadap aktivitas enzim xantin oksidase.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Lawsonia inermis Linn., ekstrak etanol, inhibisi, xantin oksidase.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 2684 not found.
Date Deposited: 18 Jan 2016 03:24
Last Modified: 18 Jan 2016 03:24
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/4560

Actions (login required)

View Item View Item