Opimasi formula tablet likuisolid klorfeniramin maleat menggunakan locust bean gum - xanthan gum sebagai polimer dan tween 80 sebagai pelarut non volatile

Octafia, Vonny., (2013) Opimasi formula tablet likuisolid klorfeniramin maleat menggunakan locust bean gum - xanthan gum sebagai polimer dan tween 80 sebagai pelarut non volatile. Other thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (987kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (24kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (621kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang ”Optimasi Formula Tablet Likuisolid Klorfeniramin Maleat menggunakan Locust Bean Gum – Xanthan Gum sebagai Polimer dan Tween 80 Sebagai Pelarut Non Volatile”. Dalam penelitian ini bahan aktif yang digunakan yaitu klorfeniramin maleat yang merupakan turunan alkilamin yang memiliki efek sebagai antihistamin dengan frekuensi penggunaan berulang kali dalam sehari. Oleh karena itu, klorfeniramin maleat perlu diformulasikan dalam bentuk tablet lepas lambat untuk menurunkan laju pelepasan obat dan didapatkan formula optimum dengan menggunakan metode factorial design. Penelitian ini menggunakan polimer hidrofilik Xanthan Gum – Locust Bean Gum dan tween 80 yang merupakan pelarut non volatile, sebagai carrier material menggunakan Avicel PH-102 dan aerosil sebagai coating material dengan perbandingan 10:1 (b/b) untuk masing-masing formula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Xanthan Gum – Locust Bean Gum dan tween 80 serta interaksi keduanya serta untuk mendapatkan rancangan komposisi formula optimum yang pelepasannya mengikuti orde nol. Faktor yang digunakan adalah pelarut non-volatile tween 80 dengan perbandingan 50 : 50 dan 30 : 70 dalam liquid medication sedangkan untuk polimer hidrofilik Xanthan Gum – Locust Bean Gum menggunakan konsentrasi sebesar 10% (b/b) dan 20% (b/b) dengan perbandingan masing-masing 50:50 dari berat tablet. Respon yang diamati pada factorial design untuk memperoleh formula optimum ialah Hausner Ratio, Carr’s Index, kekerasan tablet, kerapuhan tablet, dan konstanta laju disolusi. Berdasarkan program optimasi Design-Expert diperoleh formula optimum yaitu dengan konsentrasi polimer Xanthan Gum – Locust Bean Gum 11% dan jumlah pelarut non volatile tween 80 adalah 27,68 mg dengan hasil teoritis Hausner Ratio 1,2312%; Carr’s Index 19,0572; kekerasan tablet 11,3884 Kp; kerapuhan tablet 0,1181%; dan konstanta disolusi 0,01001 mg/menit. Kata kunci: likuisolid; klorfeniramin maleat; tween 80, Xanthan Gum – Locust Bean Gum; factorial design.

Item Type: Thesis (Other)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 12 Sep 2014 07:55
Last Modified: 12 Sep 2014 07:55
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/46

Actions (login required)

View Item View Item