Pengetahuan pasien tentang obat antidiabetes oral di salah satu puskesmas di wilayah Surabaya pusat [CD-ROM]

Christiati, Pauline, (2013) Pengetahuan pasien tentang obat antidiabetes oral di salah satu puskesmas di wilayah Surabaya pusat [CD-ROM]. Other thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (560kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (79kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (405kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (17kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (87kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (194kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan pasien Diabetes Melitus tentang obat antidiabetes oral (OAD). Dilakukan di Puskesmas Tambakrejo di wilayah Surabaya Pusat dengan metode survey research metod dan cross sectional pada bulan Juni 2013. Sampel adalah pasien DM yang berobat di puskesmas tersebut serta bersedia menjadi responden penelitian dan menerima OAD. Data diperoleh dengan menggunakan kuisioner yang telah divalidasi. Diperoleh 100 pasien sebagai responden dari penelitian ini. Dari hasil penelitian diperoleh 56% (56) responden berpengetahuan, dan sisanya sejumlah 44% (44) responden kurang berpengetahuan mengenai OAD. Dari hasil penelitian diperoleh 51% responden mengetahui tujuan terapi DM yaitu untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Sejumlah 33 responden memperoleh 1 jenis OAD dan 67 responden memperoleh 2 jenis OAD dengan jawaban benar untuk macam obat sebesar 81.81% untuk 1 OAD dan 89.55% untuk 2 OAD, golongan OAD yang diterima adalah insulin secretagoge atau sulfonylurea (glibenklamida) yang memiliki efek samping hipoglikemia dan golongan biguanida (metformin) yang memiliki efek samping mual. Sebesar 36% responden mengetahui ciri efek samping dari obat yang diterima namun hanya 21% yang mengetahui cara mengatasi efek samping tersebut. Nama OAD diketahui 51.51% dan 26.86% responden yang mendapat 1 dan 2 OAD. Waktu yang benar dalam menggunakan obat (pagi, siang, sore) diketahui oleh 81,81% dan 89,55% responden yang mendapat 1 dan 2 OAD. Lebih dari 50% responden mengetahui hal yang dilakukan apabila lupa minum obat dan ingat pada jadwal minum berikutnya serta hal yang dilakukan bila obat telah habis. Sebesar 89% responden kembali untuk menebus obat di puskesmas apabila obat habis. Sedangkan frekuensi pemberian OAD diketahui 57.57% responden dengan 1 OAD dan 44.77% responden dengan 2 macam OAD. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan pasien tentang OAD masih rendah dan harus ditingkatkan. Kata kunci : pengetahuan pasien, diabetes melitus, obat antidiabetes oral, puskesmas i

Item Type: Thesis (Other)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 12 Sep 2014 08:12
Last Modified: 12 Sep 2014 08:12
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/48

Actions (login required)

View Item View Item