Efek hipoglikemik sediaan transdermal ekstrak pterocarpus indicus willd dengan enhancer asam oleat pada tikus diabetes

Ivani, Elisabet Natania (2011) Efek hipoglikemik sediaan transdermal ekstrak pterocarpus indicus willd dengan enhancer asam oleat pada tikus diabetes. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (734kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (235kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (669kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (355kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (633kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (372kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (983kB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai efek hipoglikemik sediaan transdermal ekstrak Pterocarpus indicus Willd. dengan enhancer asam oleat pada tikus diabetes aloksan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek antidiabetes ekstrak Pterocarpus indicus Willd. dengan menggunakan sediaan transdermal karena penyerapan obat masuk ke peredaran sistemik. Dalam penelitian ini dibuat sediaan transdermal patch dengan komposisi ekstrak daun Pterocarpus indicus Willd. sebagai bahan aktif, asam oleat sebagai enhancer, HPMC sebagai stabilizing agent, gliserol sebagai plasticizer, dan sebagai pelarut digunakan alkohol. Hewan yang digunakan adalah tikus putih jantan galur wistar dengan berat antara 100-150 g sebanyak 20 ekor. Tiap hewan coba diinduksi dengan aloksan monohidrat 11,2% b/v secara intramuscular (i.m). Kedua puluh tikus tersebut dibagi dalam 4 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol negatif diberi matriks tanpa bahan aktif secara transdermal dengan enhancer asam oleat, kelompok II dan III diberi ekstrak daun angsana dengan dosis 35,36 mg/cm2 dan 70,72 mg/cm2 secara transdermal dengan enhancer asam oleat, kelompok IV diberi Insulin dengan dosis 12,6 IU/kgBB. Setiap formula sediaan patch diuji karakteristik sediaan yang meliputi organoleptik dan moisture content (MC). Pemeriksaan kadar glukosa darah dilakukan pada hari ke-2 sampai dengan hari ke-7. Perhitungan statistik dilakukan dengan uji anava. Hasil yang didapat, disimpulkan bahwa ekstrak daun Pterocarpus indicus Willd. dosis 35,36 mg/cm2 dan 70,72 mg/cm2 memiliki efek terhadap penurunan kadar glukosa darah serta efek yang paling besar ditunjukan pada dosis 70,72 mg/cm2 yaitu sebesar 83,41%, dimana pemberian insulin memberikan persen penurunan kadar glukosa darah sebesar 76,51%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_FAculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Daun Pterocarpus indicus Willd., aktivitas hipoglikemik, transdermal, aloksan, tikus.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Vincentius Widya Iswara
Date Deposited: 09 Dec 2014 04:40
Last Modified: 14 Oct 2016 01:15
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/486

Actions (login required)

View Item View Item