Penurunan kadar glukosa darah ekstrak air daun bungur (Lagerstroemia Speciosa [L.] Pers) pada tikus diabetes aloksan

Hindarto, Larissa (2011) Penurunan kadar glukosa darah ekstrak air daun bungur (Lagerstroemia Speciosa [L.] Pers) pada tikus diabetes aloksan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (307kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (126kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (560kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (601kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (73kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penurunan kadar glukosa darah ekstrak air daun Bungur (Lagerstroemia speciosa [L.] Pers) pada tikus diabetes aloksan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak air daun Bungur pada penurunan kadar glukosa darah pada tikus diabetes yang telah diinduksi aloksan. Pada penelitian ini, ekstrak daun Bungur dibuat dengan cara ekstraksi dingin yaitu perkolasi dengan menggunakan pelarut air. Hewan coba yang digunakan adalah tikus putih jantan galur Wistar dengan berat badan 150 - 200 g sebanyak 25 ekor. Tiap hewan coba diinduksi aloksan 15%b/v secara intramuscular (i.m). Setelah tikus menjadi diabetes (KGD > 200 mg/dL), tikus dikelompokkan menjadi 5 kelompok dengan masing-masing kelompok berisi 5 ekor tikus. Kelompok I sebagai kontrol negatif dengan pemberian larutan CMC Na 0,5% per oral, kelompok II, III, dan IV diberi perlakuan ekstrak air daun Bungur dengan dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, dan 1000 mg/kgBB per oral. Kelompok V sebagai pembanding dengan pemberian metformin dosis 63 mg/kgBB per oral. Kadar glukosa darah diukur pada hari ke-2 sampai dengan hari ke-7. Hasil persentase penurunan kadar glukosa darah ekstrak air daun Bungur pada dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, dan 1000 mg/kgBB adalah 71,58%, 74,71%, dan 79,61%. Perhitungan statistik dilakukan dengan uji anava, menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel (41,656 > 2,82), ada perbedaan bermakna antara kelima perlakuan. Berdasarkan hasil yang didapat,disimpulkan bahwa ekstrak air daun Bungur (Lagerstroemia speciosa [L.] Pers) memiliki efek penurunan kadar glukosa darah pada tikus putih jantan yang diinduksi aloksan, dengan efek terbesar ditunjukkan pada dosis 1000 mg/kgBB yaitu sebesar 79,61% dibandingkan dengan pembanding metformin yang memberikan persentase efek penurunan kadar glukosa darah sebesar 71,35%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Daun Lagerstroemia speciosa [L.] Pers, diabetes, aloksan, tikus.
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Vincentius Widya Iswara
Date Deposited: 09 Dec 2014 04:39
Last Modified: 20 Jan 2015 01:44
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/492

Actions (login required)

View Item View Item