Studi penggunaan antibiotik pada pasien dewasa meningitis bakterial di RSUD Dr.Soetomo Surabaya

Kurniawati, Anis, (2013) Studi penggunaan antibiotik pada pasien dewasa meningitis bakterial di RSUD Dr.Soetomo Surabaya. Other thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (18kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (323kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (26kB)
[img] Text (BAB 5)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (537kB)
[img]
Preview
Text (BAB 6)
Bab 6.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Studi Penggunaan Obat (Drug Utilization Study/DUS) mengenai penggunaan antibiotik pada pasien dewasa meningitis bakterial pada Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Soetomo Surabaya dari periode 1 Januari-31 Desember 2011. DUS dilakukan untuk mengetahui pola terapi yang digunakan pada pasien meningitis yaitu mengenai profil penggunaan antibiotik meliputi jenis antibiotik, dosis, rute, frekuensi dan lama pemberian antibiotik selama di rumah sakit, serta untuk mengetahui kesesuaian antibiotik dengan hasil kultur dan resistensi kuman. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas antibiotik dengan menggunakan kriteria Gyssens. Penelitian ini dilakuan secara retrospektif dengan menggunakan Rekam Medis pasien dan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil penelitian dengan pustaka dan guideline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibiotik yang digunakan pada pasien dewasa meningitis masih bersifat empirik dan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah ceftriaxone i.v. 2g tiap 12 jam (84,21%). Antibiotik lain yang digunakan pada pasien meningitis dan komplikasinya adalah cefotaxime i.v., ampicillin i.v, gentamycin i.v, cefixime p.o, ciprofloxacin i.v, Amoxiclav i.v., dan metronidazole i.v. Sebanyak 15% dari seluruh sampel yang diteliti menunjukkan penggunaan antibiotik yang tidak tepat dosis dan 10% menunjukkan penggunaan antibiotik yang tidak tepat lama pemberiannya. Pada evaluasi rasionalitas antibiotik berdasarkan kriteria Gyssens diperoleh 83% dari total sampel termasuk kategori VI (data tidak lengkap), 5% termasuk kategori III-A (pemberian terlalu lama), 7% termasuk kategori IIIB (pemberian terlalu singkat), 5% termasuk kategori II-A (dosis tidak tepat). Kata kunci: Studi Penggunaan Obat, Antibiotik, Meningitis bakterial, Gyssens, Retrospektif

Item Type: Thesis (Other)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 12 Sep 2014 08:25
Last Modified: 13 Nov 2014 07:37
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/50

Actions (login required)

View Item View Item