Portable frequency counter digital

Gunawan, Frendy (2001) Portable frequency counter digital. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (235kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (79kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (588kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (79kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (35kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (142kB)

Abstract

Perkembangan alat-alat komunikasi dan elektronika yang berhubungan dengan frekuensi dibutuhkan suatu alat ukur frekuensi yairu frekuensi counter. Alat ukur ini digunakan untuk mengetahui berapa frekuensi yang dibutuhkan oleh alat-alat komunikasi dan elektronika tersebut. Dengan adanya kebutuhan tersebut maka penulis membuat Portable Frequency Counter Digital sebagai tugas akhir ini. Frekuensi counter ini dibuat dengan menggunakan teknik digital dan berbasiskan microconfoler 89C51 beserta perangkat lunaknya yang memiliki ketelitian dan ketepatan yang lebih baik dibandingkan dengan system analog. Dasar dari pengukuran ini adalah menghitung jumlah getaran tiap detik dari suatu sinyal yang berbentuk sinus, gigi gergaji dan pulsa.Sinyal input yang masuk akan dikuatkan oleh Amplifier yang kemudian bentuk sinyal akan diubah oleh Schmidt Trigger menjadi bentuk pulsa karena sifat dari digital yang hanya menerima sinyal yang berbentuk pulsa. Pada penerapan yang sesungguhnya sinyal frekuensi tinggi yang masuk dalam satu detik tidak bisa langsung dihitung oleh counter dari alat ini karena terbatasnya kemampuan counter untuk menghitung frekuensi tinggi sehingga dibutuhkan suatu pembagi yang disebut prescaler.Kerja dari Prescaler ini membagi waktu dari sinyal frekuensi yang masuk yang biasa disebut dengan time base, jadi sinyal frekuensi yang masuk tidak lagi dalam satu detik tetapi satu detik tersebut dibagi sepuluh, seratus,seribu dan sepuluh ribu sesuai dengan besarnya frekuensi yang masuk, semakin besar frekuensi yang masuk maka semakin besar pula pembaginya. Microcontroler 89C51 bertugas mengetahui berapa besar frekuensi yang masuk dan dari data tersebut microcontroler akan memberi perintah kepada multiplexer sebagai saklar digital untuk menentukan prescaler mana yang akan digunakan. Hasil dari perhitungan akan ditampilkan pada LCD ( Liquid Crystal Display). Dari hasil pengukuran pada Tabel 4.3 dan percoban alat dapat dilihat bahwa pada frekuensi rendah sampai frekuensi medium ( 0 - 900 Khz ) alat ini dapat bekerja pada tegangan input 150 mV sedangkan pada frekuensi tinggi yaitu dari 1 Mhz sampai 50 Mhz alat ini akan bekerja apabila tegangan input sebesar 500 rnV. Hal ini disebabkan karena pada frekuensi tinggi terjadi drop tegangan sehingga dibutuhkan tegangan input yang lebih besar. Dengan adanya pengukuran dan percobaan alat serta terpenuhinya tegangan input yang dibutuhkan oleh fiekuensi counter ini maka dapat dilihat bahwa rangkaian pada tiap block ( Penguat,SchmidtTrigger,Prescaler, Microcontroler, Multiplexer, LCD ) dapat bekerja dengan tingkat kebenaran 80%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Electrical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 11 Mar 2016 04:28
Last Modified: 11 Mar 2016 04:28
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/5019

Actions (login required)

View Item View Item