Perencanaan dan pembuatan alat pengontrol peralatan elektronika berbasis teknologi VHDL lewat jaringan telepon dengan sistem pemantau

Dyan Kurniawan A.F.U, . (2001) Perencanaan dan pembuatan alat pengontrol peralatan elektronika berbasis teknologi VHDL lewat jaringan telepon dengan sistem pemantau. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (61kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (264kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (166kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (49kB) | Preview
[img] Text (LAMPPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Telepon merupakan salah satu alat untuk berkomunikasi seseorang yang letaknya berjauhan.Tapi dengan telepon pula seseorang dapat mengontrol / mengaktifkan maupun mematikan peralatan elektronika. Aplikasi pengontrol yang pernah dibuat menggunakan elektronika murni, menggunakan mikrokontroler, maupun menggunakan minimum sislem. Pada pembuatan alat ini, pengontrol yang dibuat menggunakan teknologi VHDL. Sistem pengontrol ini terdiri dari : 1. Detector dering yang berfungsi untuk mendeteksi dering telepon untuk menggerakkan relay. 2. Tone decoder yang berfungsi untuk merubah sinyal DTMF kode biner. 3. Pengontrol yang berfungsi untuk memproses kode serta perintah menjadi instruksi instruksi untuk mengaktifkan peralatan elektronika. 4. Pembangkit nada yang berfungsi untuk memberitahu bahwa beban yang dikontrol dalam keadaan aktif atau tidak. Pada detector dering akan mendeteksi dering telepon sebanyak tiga kali, setelah dering ketiga, penggerak relay akan menggerakkan relay yang berfungsi menghubungkan line telepon dengan tone decoder selama 1,5 menit (90 detik). Apabila sebelum dering ketiga diangkat maka pendeteksi gagang telepon akan mereset penghitung dering sehingga bila ada dering telepon lagi maka penghitung dering akan menghitung mulai dari awal. Setelah tone decoder terhubung dengan saluran telepon akan merubah sinyal DTMF menjadi biner, dimana kode biner tersebut akan diproses oleh pengontrol. Pengontrol ini menggunakan IC 22V10 dimana kemampuan dan fungsinya dapat diprogram. Dalam skripsi ini IC 22V10 diprogram mampu mengontrol (mematikan/menyalakan)tiga peralatan elektronika. Program yang digunakan untuk IC 22V10 ini adalah program WARP2. Setelah beban berhasil dikontrol maka pengontrol akan menggerakkan rangkaian pendeteksi beban , kemudian rangkaian pendeteksi beban ini akan menggerakkan rangkaian pembangkit nada. Rangkaian pembangkit nada akan menghasilkan nada sebanyak 9 buah nada dengan rincian 2 nada untuk password dan 7 nada untuk kombinasi beban . Nada -nada yang dihasilkan ini nantinya akan dihubungkan ke line telepon untuk memberitahu bahwa proses telah berhasil dijalankan. Hasil pengujian akhir menunjukkan alat dapat mematikan atau menyalakan tiga peralatan elektronik dengan baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Electrical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 11 Mar 2016 04:27
Last Modified: 11 Mar 2016 04:27
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/5020

Actions (login required)

View Item View Item