Efek jus buah naga merah (hylocereus polyrhizus) terhadap perubahan sel adiposa dan kadar trigliserida darah pada tikus diabetes yang telah di induksi aloksan

Hendrawan, Endrilius Tjieniendra (2015) Efek jus buah naga merah (hylocereus polyrhizus) terhadap perubahan sel adiposa dan kadar trigliserida darah pada tikus diabetes yang telah di induksi aloksan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (937kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (21kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (97kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (798kB)

Abstract

Diabetes mellitus adalah suatu penyakit karena ketidakmampuan tubuh untuk mensintesis lemak, karbohidrat, dan protein dengan baik disertai dengan berkurangnya respons produksi insulin bahkan menjadi resisten terhadap insulin sehingga kondisi ini membuat tubuh penderita menjadi hiperglikemik. Salah satu tanaman yang secara empiris berperan sebagai antidiabetes adalah buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Kandungan flavonoid dalam buah naga merah berperan dalam penurunan kadar trigliserid darah sertaberperan sebagai antioksidan dimana dapat menurunkan stres oksidatif dan mengurangi ROS sehingga menimbulkan efek protektif terhadap sel β pankreas dan meningkatkan sensitivitas insulin sehingga mengurangi kadar trigliserida darah. Telah dilakukan penelitian mengenai efek pemberian jus buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap trigliserida darah dan regenerasi sel adiposa pada tikus diabetes yang diinduksi dengan aloksan. Hewan uji yang digunakan 30 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur Wistar usia 2 bulan dengan berat badan 150 - 200 gBB.25 ekor tikus diinduksi dengan aloksan monohidrat dengan dosis 100 mg/KgBB secara intramuskular (i.m). Setelah tikus mengalami diabetes (KGD > 200 mg/dl), maka perlakuan diberikan pada masing-masing kelompok selama 7 hari dan diamati kadar trigliseridanya pada hari 1, 3, 5, 7. Tikus putih dibagi dalam 6 kelompok masing-masing 5 ekor, yaitu Kelompok K- sebagai kontrol negatif (CMC-Na), Kelompok K+ sebagai kontrol positif atau diabetes, Kelompok S1, S2, S3 adalah kelompok diabetes dengan pemberian sari daging buah naga merah dengan konsentrasi 33, 66, dan 100 % b/b secara oral dan Kelompok P sebagai kontrol pembanding dengan pemberian suspensi Metformin HCl 45 mg/KgBB. Data dianalisis dengan ujione way ANOVA dan uji HSD dengan program SPSS. Pada hari ke – 8 tikus dikorbankan dengan ii dislokasi cervical dan diambil organ adiposanya untuk dilakukan pengujian histopatologi dengan pewarnaan Hematoxylin Eosin.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian jus buah naga merah tidak mampu menurunkan kadar trigliserida darah namun dapat meregenerasi sel adiposa. Pada uji korelasi diperoleh bahwa tidak ada korelasi yang linear antara peningkatan konsentrasi dengan efek penurunan trigliserida dalam darah dan regenerasi sel adiposa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Hylocereus polyrhizus,jus,trigliseridadarah, regenerasi sel adiposa, aloksan
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 25 Jan 2016 04:34
Last Modified: 28 Jan 2019 07:17
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/5061

Actions (login required)

View Item View Item