Skrining antibakteri kombinasi ekstrak etanol temulawak, meniran, kemukus dan beluntas terhadap staphylococcus Aureus, Escherichia coli dan Salmonella Typhi

Nuhan, Felisia Anita (2015) Skrining antibakteri kombinasi ekstrak etanol temulawak, meniran, kemukus dan beluntas terhadap staphylococcus Aureus, Escherichia coli dan Salmonella Typhi. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (76kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (458kB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (81kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (76kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB)

Abstract

Rimpang temulawak, buah kemukus, herba meniran dan daun beluntas merupakan tanaman yang telah digunakan masyarakat sebagai bahan berkhasiat untuk pengobatan. Rimpang temulawak, buah kemukus, herba meniran dan daun beluntas adalah tanaman yang telah digunakan oleh orang-orang untuk perawatan medis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan potensi antibakteri kombinasi rimpang temulawak, buah kemukus, herba meniran dan daun beluntas terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Salmonella typhi. Kombinasi bertujuan untuk meminimalkan dosis setiap tanaman dan untuk mengurangi efek. Setiap simplisia tanaman distandarisasi sebelum diujikan. Ekstrak dibuat dengan cara maserasi. Konsentrasi kombinasi tanaman yang digunakan untuk uji yaitu 1g/10ml dengan perbandingan masing-masing tanaman 1:1:1:1. Metode yang digunakan untuk uji antibakteri yaitu metode difusi sumuran dan dilusi cair. Tetrasiklin HCl digunakan sebagai pembandingnya. Kombinasi ekstrak etanol tanaman temulawak, kemukus, meniran dan beluntas dengan konsentrasi 10000 ppm mempunyai daya antibakteri pada bakteri Staphylococcus aureus (9,65 mm) dan Salmonella thypi (9,00 mm) tetapi tidak mempunyai daya antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dengan metode difusi sumuran. Pada metode dilusi mikroplate, kadar hambat minimum (KHM) pada bakteri Staphylococcus aureus dan Salmonella thypi pada konsentrasi 10000 ppm tetapi pada bakteri Escherichia coli lebih dari 10000 ppm. Pada penentuan KBM, ekstrak kombinasi tanaman memiliki kadar bunuh minimum dengan konsentrasi >10000 ppm

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Temulawak rhizome, kemukus fruit, meniran herbs and beluntas leaves are a plants that have been used by the people for medical treatment. The aim of the research was to prove the antibacterial potential of the combination of temulawak rhizome, kemukus fruit, meniran herbs and beluntas leaves againts Staphylococcus aureus, Escherichia coli and Salmonella typhi. All simplicia were standardited before used. Extract prepared by maceration. The concentration of the combination of plants used for the test that was 1 g/10ml with a ratio of each plant 1: 1: 1: 1. Diffusion method and dilution liquid method were used for antibacterial test with Tetracycline HCl was used for a comparison. A combination of ethanol extract of Temulawak rhizome, kemukus fruit, meniran herbs and beluntas leaves have antibacterial activity with a concentration of 10000 ppm respectively on Staphylococcus aureus (9.65 mm) and Salmonella thypi (9.00 mm), by wells diffusion method. In microplate dilution method, minimum inhibitory concentration (MIC) for Staphylococcus aureus and Salmonella thypi at a concentration of 10000 ppm but for Escherichia coli is more than 10000 ppm. In the determination of MBC, the combination of extracts plant can not kill Staphylococcus aureus, Escherichia coli and Salmonella typhi. In the determination of MBC, the minimum bactericidal concentration combination of extracts plant more than 10000 ppm.
Subjects: Pharmacy > Pharmacist Professional
Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 25 Jan 2016 06:36
Last Modified: 25 Jan 2016 06:36
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/5079

Actions (login required)

View Item View Item