Perencanaan dan pembuatan sistem komunikasi infra red untuk transmisi data level (Ketinggian) air

Hermanto, Johpi (2001) Perencanaan dan pembuatan sistem komunikasi infra red untuk transmisi data level (Ketinggian) air. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (79kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (500kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (228kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (38kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (796kB)

Abstract

Teknologi elektronik dalam aplikasinya mempunyai ruang lingkup yang luas dalam dunia industri maupun dalam kehidupan sehari-hari, dalam dunia industri salah satunya yaitu alat ukur level (ketinggian) air, yang digunakan untuk mendeteksi level (ketinggian) air dalam suatu tangki yang ditransmisikan dengan menggunakan infra red untuk dapat dilihat hasil dari pengukuran dilayar monitor komputer. Alat ukur (ketinggian) air pada umumnya hanya dapat mendeteksi keadaan air dalam tangki pada saat "low" (habis) dan "high" (penuh) dan ditransmisikan dengan menggunakan kabel. Untuk membuat alat ukur level (ketinggian) air dalam tangki yang mampu mendeteksi perubahan tiap level (ketinggian) air yang ditransmisikan dengan menggunakan infra red, diperlukan suatu pengolah data, yaitu IC 4051 yang merupakan switch analog dengan 8 input dengan tiga buah selektor yaitu A, B, C. IC 4051 ini beroperasi dengan aktif low, dengan menggunakan prinsip multiplexer. Agar output yang dihasilkan oleh IC 4051 dapat diproses oleh mikrokontroller A T89C51 maka dibutuhkan penguat operasi atau biasa disebut Op-Amp. Output dari Op-Amp inilah yang dibaca untuk diproses oleh mikrokontroller yang selanjutnya ditransmisikan dengan menggunakan infra red. Pada proses selanjutnya sinyal yang dipancarkan oleh transmitter infra red diterima oleh receiver infra red dan selanjutnya diproses dengan menggunakan komunikasi serial dengan IC Max 232 agar data dapat diproses oleh Personal Computer (PC). Kemudian hasil dari pengukuran dapat dilihat dilayar monitor dengan tampilan posisi permukaan air pada level ke berapa? Perangkat lunak dibuat dengan menggunakan bahasa assembly dan bahasa pascal. Dengan menggunakan infra red dengan modulasi 38 KHz. Alat dapat bekerja dengan baik dengan batasan jarak 6 m, posisi transmitter infra red dengan receiver infra red harus tepat dan tidak terhalang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Electrical Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Electrical Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 11 Mar 2016 05:43
Last Modified: 11 Mar 2016 05:43
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/5130

Actions (login required)

View Item View Item