Formulasi dan evaluasi sediaan patch transdermal natrium diklofenak dengan sistem matrik kombinasi menggunakan polimer etil selulose dan PVP K 30

Aslicha, Lailia Ramadlania, (2013) Formulasi dan evaluasi sediaan patch transdermal natrium diklofenak dengan sistem matrik kombinasi menggunakan polimer etil selulose dan PVP K 30. Other thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf

Download (18kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 3)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB)
[img] Text (BAB 4)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (705kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
Bab 5.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Natrium diklofenak merupakan golongan non steroid anti inflamasi drug (NSAID) yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit pada otot sketal, arthitis, sakit gigi, dismenorrhoe dan beberapa peradangan. Natrium diklofenak sebagian besar mengalami metabolisme first pass effect di hati. Natrium diklofenak juga memiliki waktu paruh (t ½) yang pendek dan memiliki efek samping obat yang dapat mengiritasi lambung. Oleh sebab itu natrium diklofenak diformulasikan dalam bentuk sediaan transdermal dengan menggunakan sistem matrik kombinasi. Polimer yang terpilih antara lain ethyl celulose (EC) dan poly vinil pyrrolidon K 30 (PVP K 30). Tujuan dari penelitian ini adalah, mengetahui pada perbandingan berapakah matriks etil selulose dan PVP K 30 memberikan hasil yang optimal ditinjau dari pelepasan dan penetrasi bahan obat.Metode uji pelepasan dan penetrasi dilakukan secara in vitro menggunakan alat uji franz diffusion cell dengan menggunakan membran selulose asetat 0,45 μm untuk pelepasan dan membran kulit tikus untuk penetrasi. Pada penelitian ini patch natrium diklofenak 2,4 mg/cm2 dilarutkan dengan medium dapar phosphat isotonis pH 7,4 dan pengujian dilakukan selama 6 jam. Jumlah natrium diklofenak yang tertransport diamati dengan spektrofotometer UV pada λ 276 nm. Berdasarkan uji pelepasan dan penetrasi, etil selulose dapat meningkatkan pelepasan dan penetrasi natrium diklofenak, sebaliknya PVP K 30 mempunyai sifat dapat menurunkan pelepasan natrium diklofenak.Dari hasil analisis menggunakan desain expert, perbandingan etil selulose sebanyak 350 mg dan PVP K 30 sebanyak 100 mg memberikan hasil yang optimal ditinjau dari pelepasan, penetrasi bahan obat dan ketahanan lipat. Kata kunci : Natrium diklofenak, PVP K 30, Etil selulose, Patch transdermal

Item Type: Thesis (Other)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 12 not found.
Date Deposited: 12 Sep 2014 08:43
Last Modified: 12 Sep 2014 08:43
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/52

Actions (login required)

View Item View Item