Efek kombinasi ekstrak etanol andrographis paniculata dan curcuma xanthorrhiza terhadap nafsu makan dan berat badan tikus wistar jantan

Azalia, Lia (2015) Efek kombinasi ekstrak etanol andrographis paniculata dan curcuma xanthorrhiza terhadap nafsu makan dan berat badan tikus wistar jantan. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (325kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (27kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (364kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (59kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (47kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (945kB)

Abstract

Beberapa tanaman oleh sebagian besar rakyat Indonesia secara turun-temurun digunakan sebagai penambah nafsu makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kombinasi ekstrak etanol sambiloto (Andrographis paniculata) dan temulawak (Curcuma xanthorrhiza) terhadap nafsu makan dan pertambahan berat badan tikus wistar jantan. Senyawa kimia dari sambiloto yang diduga berperan sebagai penambah nafsu makan adalah andrografolid yang dapat meningkatkan konsumsi pakan dan pertumbuhan bobot badan sedangkan senyawa kimia dari temulawak yang berperan sebagai penambah nafsu makan adalah kurkumin. Pada penelitian ini tikus wistar jantan sebanyak 18 ekor dibagi 3 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 6 tikus dewasa yang diberi makan 30 gram perhari dan minum secukupnya. Kelompok I adalah kontrol positif, diberi suspensi Magestrol asetat dosis 72 mg/KgBB secara peroral selama 28 hari. Kelompok II adalah kelompok kombinasi ekstrak etanol herba sambiloto dosis 60 mg/KgBB dan rimpang temulawak dosis 140 mg/KgBB. Kelompok III adalah kontrol negatif, hanya diberi kombinasi PGA : CMC Na (1,25 : 1). Jumlah konsumsi pakan, sisa pakan dan berat badan (BB) ditimbang dan dicatat setiap hari. Data kuantitatif dianalisa statistik dengan menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan Tuckey. Dari hasil berat badan menunjukan tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok kontrol (p>0,05). Sedangkan untuk konsumsi pakan menunjukan adanya perbedaan bermakna antara kelompok kontrol (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemberian kombinasi ekstrak etanol herba sambiloto dosis 60 mg/KgBB dan rimpang temulawak dosis 140 mg/KgBB yang diberikan peroral selama 28 hari memiliki efektivitas dalam meningkatkan nafsu makan dan tidak terdapat peningkatan berat badan pada tikus wistar jantan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Andrographis paniculata Nees., Curcuma xanthorrhiza Roxb., nafsu makan, berat badan
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 2650 not found.
Date Deposited: 17 Feb 2016 02:32
Last Modified: 17 Feb 2016 02:32
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/5827

Actions (login required)

View Item View Item