Pengaruh ekstrak air herba putri malu terhadap histologi hati, ginjal dan ovarium mencit betina sebagai uji toksisitas subkronis

Meitha, Lavina (2016) Pengaruh ekstrak air herba putri malu terhadap histologi hati, ginjal dan ovarium mencit betina sebagai uji toksisitas subkronis. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (706kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (165kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (652kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (365kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (598kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (237kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN .pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Para ahli pengobatan Cina, Amerika Serikat dan Indonesia mengindikasikan putri malu (Mimosa pudica L.) bisa dipakai untuk mengobati berbagai penyakit. Namun penggunaan akar putri malu (Mimosa pudicaL.) dalam dosis tinggi dapat menyebabkan gejala toksik seperti keracunan dan muntah. Penelitian ini dilakukan untuk melihat nekrosis yang terjadi pada hati, ginjal serta ovarium dari hewan coba yang diberi ekstrak air herba putri malu yang didapat dengan cara infusa. Berdasarkan hasil skrining, terbukti bahwa ekstrak air herba putri malu (Mimosa pudica L.) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, sterol dan saponin. Mencit dibagi menjadi kelompok kontrol negatif, P1(400 mg/kg BB), P2 (600 mg/kg BB), P3 (900 mg/kg BB), satelit P1, satelit P2 dan satelit P3. Kerusakan organ dilakukan dengan pewarnaan HE diamati secara mikroskopis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak air herba putri malu ada perbedaan nyata terhadap tingkat nekrosis pada hati dan tubulus proksimal. Pada glomerolus, folikel sekunder, folikel de Graff dan folikel atresia menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nyata terhadap tingkat nekrosis. Akan tetapi terdapat kecenderungan penurunan tingkat nekrosisnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peningkatan dosis ekstrak air herba putri malu (Mimosa pudica L.) dapat meningkatkan kerusakan pada hati, ginjal dan ovarium mencit Swiss Webster betina.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Department: ["eprint_fieldopt_department_Faculty of Pharmacy" not defined]
Uncontrolled Keywords: Uji toksisitas subkronik, nekrosis, hati, ginjal, ovarium, ekstrak air herba putrid malu (Mimosa pudica L.)
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Users 2897 not found.
Date Deposited: 18 Feb 2016 10:19
Last Modified: 18 Feb 2016 10:19
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/5849

Actions (login required)

View Item View Item