Kepatuhan penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kalijudan wilayah Surabaya Timur

Halim, Alexander (2015) Kepatuhan penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Kalijudan wilayah Surabaya Timur. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (594kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (23kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (166kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (132kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (362kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (29kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Kepatuhan pasien dalam menggunakan obat merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam mencapai keberhasilan suatu terapi pada pasien diabetes melitus (DM). Ketidakpatuhan terhadap penggunaan obat antidiabetes pada pasien DM dapat menyebabkan kadar glukosa darah menjadi tidak terkontrol sehingga akan meningkatkan risiko komplikasi yang berdampak pada peningkatan biaya pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien DM dalam menggunakan obat antidiabetes di puskesmas. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan responden dari Puskesmas Kalijudan Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, selama bulan Januari 2015. Pengukuran kepatuhan pasien DM dilakukan dengan menggunakan dua metode, yaitu metode pill count dan metode self-report. Metode pill count dilakukan melalui perhitungan jumlah obat awal dan sisa di rumah pasien; pasien dikategorikan patuh apabila memiliki persentase kepatuhan 80 % -100 %. Metode kedua yang digunakan adalah metode self-report dengan menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) yang berisi 8 pertanyaan, dan pasien dikategorikan patuh apabila pasien memiliki tingkat kepatuhan tinggi (skor MMAS-8 = 8) dan sedang (skor MMAS-8 = 6 - <8) berdasarkan skor MMAS-8. Uji statistik Chi-square dilakukan untuk membandingkan hasil kepatuhan antara kedua metode tersebut apakah terdapat perbedaan atau tidak dalam mengukur kepatuhan pasien. Dari 32 responden yang dilibatkan dalam penelitian diketahui bahwa 18 responden (56,25%) patuh menggunakan obat antidiabetes berdasarkan perhitungan pill count maupun skor MMAS-8. Berdasarkan uji Chi-square yang dilakukan, diketahui bahwa tidak ada perbedaan bermakna antara metode pill count dan metode MMAS-8 dalam mengukur kepatuhan pasien.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kepatuhan, diabetes melitus, pill count, MMAS, puskesmas
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Thomas Aryanatan Lena
Date Deposited: 25 Feb 2016 04:14
Last Modified: 25 Feb 2016 04:14
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/6158

Actions (login required)

View Item View Item