Perancangan dan pembuatan alat penggoreng srundeng otomatis berbasis mikrokontroler

Gandakusuma, Mario (2007) Perancangan dan pembuatan alat penggoreng srundeng otomatis berbasis mikrokontroler. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
AB STRAK.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (124kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (861kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (532kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (65kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Srundeng adalah salah satu makanan tradisional Indonesia. Proses pembuatan srundeng memerlukan waktu yang cukup lama, selain itu proses pembuatan srundeng juga memerlukan pemantauan terus menerus hingga proses pembuatan selesai. Pemantauan yang dilakukan meliputi pemantauan suhu dan pengadukan srundeng. Selama proses pembuatan srundeng harus terus diaduk agar tidak hangus. Selain itu panas panggorengan juga harus terus dipantau sehingga panas penggorengan selalu stabil. Saat ini pengadukan dan pemantauan suhu masih dikerjakan dengan tenaga manusia. Alat penggoreng srundeng ini dibuat untuk membantu mempermudah proses pembuatan srundeng. Proses pemarutan kelapa, pengadukan parutan kelapa dilakukan, penggorengan srundeng dilakukan secara otomatis. Mikrokontroler digunakan sebagai alat untuk mengontrol kerja alat. Parutan kelapa menggunakan motor AC, pengaduk serundeng menggunakan motor DC. Relay digunakan untuk menjalankan dan menghentikan motor. Sensor suhu digunakan untuk memantau suhu penggorengan saat alat sedang bekerja. Jika suhu melampaui suhu maksimum maka driver pemanas akan mematikan pemanas. Demikian juga jika suhu kurang dari suhu minimum maka driver pemanas akan menghidupkan pemanas. LCD digunakan untuk menampilkan suhu penggorengan. Pengukuran yang dilakukan meliputi pengukuran tegangan pada driver motor AC, driver motor AC, driver pemanas, suhu penggorengan yang terukur oleh sensor, lama waktu yang diperlukan untuk menggoreng srundeng. Pengukuran dilakukan dari driver pemanas, suhu yang terukur oleh sensor, driver motor AC, driver motor DC. Suhu yang terukur oleh sensor sesuai dengan suhu yang ada. Driver motor DC, AC dan pemanas juga telah berfungsi dengan baik. Dari hasil pengujian, srundeng yang dihasilkan memiliki kadar air yang lebih rendah jika dibandingkan dengan srundeng yang ada di pasaran. Selain itu tekstur srundeng yang dihasilkan berbeda dengan srundeng yang ada di pasaran, yaitu lebih halus.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Engineering > Industrial Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Industrial Engineering Study Program
Depositing User: Users 32 not found.
Date Deposited: 10 Mar 2016 07:57
Last Modified: 10 Mar 2016 07:57
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/6165

Actions (login required)

View Item View Item