Pengaruh Matriks Etil Selulosa Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Metformin Hidroklorida Dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat

Angeline, Yovita (2009) Pengaruh Matriks Etil Selulosa Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Metformin Hidroklorida Dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat. Undergraduate thesis, Widya Mandala Catholic University Surabaya.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (645kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (95kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (306kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Pengaruh Matriks Etil Selulosa Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Metformin Hidroklorida Dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat. Dalam penelitian ini, matriks yang digunakan adalah etil selulosa yang membentuk channel dengan struktur tablet, obat keluar melalui mekanisme difusi dan erosi ke dalam matriks sehingga mampu menghambat pelepasan obat dari tablet lepas lambat metformin hidroklorida. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pelepasan in vitro tablet lepas lambat metformin hidroklorida yang menggunakan matriks etil selulosa dalam berbagai konsentrasi. Pada penelitian ini, dibuat empat formula. Konsentrasi etil selulosa yang digunakan adalah 20%, 25%, 30% dari bobot tablet. Formula A tidak mengandung matriks etil selulosa, formula B mengandung etil selulosa 20%, formula C mengandung etil selulosa 25%, dan formula D mengandung etil selulosa 30%. Tablet dibuat dengan metode granulasi basah dan dilakukan uji pelepasan secara in vitro. Parameter pelepasan yang digunakan adalah persyaratan pelepasan menurut Banakar, nilai %ED360, Kdisolusi, mekanisme pelepasan menuruti nilai eksponensial difusi dan orde kinetika pelepasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula D memiliki efek penghambatan pelepasan obat paling lama, dengan jumlah obat yang terlepas 47,25% setelah 360 menit dan nilai %ED360 adalah 29,62%. Namun berdasarkan Kdisolusi formula yang memiliki Kdisolusi mendekati atau sama dengan K rate out teoritis (0,6466) adalah formula B, dengan nilai Kdisolusi 0,5475. Sedangkan formula A kurang dapat menghambat pelepasan obat dibandingkan formula lainnya. Disimpulkan bahwa pelepasan obat dipengaruhi oleh matriks hidrofobik etil selulosa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: etil selulosa; lepas lambat; metformin hidroklorida
Subjects: Pharmacy
Divisions: Faculty of Pharmacy > Pharmacy Study Program
Depositing User: Vincentius Widya Iswara
Date Deposited: 09 Dec 2014 06:44
Last Modified: 09 Dec 2014 06:44
URI: http://repository.wima.ac.id/id/eprint/620

Actions (login required)

View Item View Item